Breaking News:

Menjelang Ramadan, Harga Daging Sampai Naik, Harga Cabai Rawit Turun

Stok kebutuhan pokok di Kota Bandung dipastikan aman menjelang Ramadan sampai ldulfitri nanti, namun ada kenaikan harga yang dianggap masih wajar.

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Elly Wasliah di Balai Kota, Kamis (28/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM

TRIBUNJABAR. ID,  BANDUNG- Stok kebutuhan pokok di Kota Bandung dipastikan aman menjelang Ramadan sampai ldulfitri nanti, namun ada kenaikan harga yang dianggap masih wajar.

"Kenaikan hanya di beberapa komoditas, tapi tidak terlalu tinggi, masih dalam batas toleransi," ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah, di Balai Kota,  Selasa (6/4/2021).

Komoditas yang mengalami kenaikan adalah daging sapi yakni Rp 125 ribu per kg sedangkan harga eceran tertinggi (HET) Rp120 ribu. 

Kenaikan juga terjadi pada daging ayam mencapai  Rp 40 ribu per kg, sedangkan HET Rp 35 ribu.  Begitu juga gula pasir naik  Rp14 ribu, sedangkan HET Rp 12.500. "Kenaikan masih dalam batas wajar, maka tidak ada operasi pasar," ujar Elly.

Harga cabai rawit mengalami penurunan dari Rp 120 ribu menjadi  Rp 80 ribu-Rp100 ribu per kilogram. " Harga cabai rawit turun karena di beberapa daerah, produsen sudah ada panen. Stok jadi bertambah," kata Elly Wasliah.

Baca juga: Jelang Ramadan 3 Second Hadirkan Produk Hijab, Dikembangkan Agar Lebih Trendi

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadan, Simpan untuk Dibagikan via WA

Ia berharap panen masih akan berlangsung sampai akhir Ramadan sehingga harga bisa stabil. Elly Wasliah mengingatkan kepada warga untuk tidak melakukan aksi panic buying, tetapi hanya membeli komoditi yang diperlukan. "Belilah barang yang sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan," ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan kenaikan harga ini disebabkan banyak permintaan karena okupansi hotel di Kota Bandung naik hingga 10 persen.  Kebutuhan akan beberapa bahan pangan meningkat, terutama, daging, dan cabai merah.

"Sebenarnya kenaikan harga ini adalah kondisi rutin tahunan, khususnya untuk  caba rawit yang mengalami kenaikan harga. Sselain karena  masa pandemi dan cuaca buruk, sehingga barang menjadi sulit, baik kualitas maupun kuantitas. 

Gin Gin mengatakan kenaikan harga cabe rawit tidak begitu terpengaruh kepada warga Kota Bandung karena ibu rumah tangga di Kota Bandung sudah menanam cabai rawit di halaman rumah. "Hampir di setiap RW menanam cabai, sayuran, dan ikan," ujar Gin Gin. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved