Kapal Tabrakan di Indramayu
Mayoritas ABK Barokah Jaya Ternyata Berasal dari Satu Desa, Sedang Berangkat Cari Ikan
Mayoritas Anak Buah Kapal (ABK) KM Barokah Jaya yang mengalami kecelakaan di perairan Indramayu merupakan warga Desa Eretan Wetan
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Mayoritas Anak Buah Kapal (ABK) MV Barokah Jaya yang mengalami kecelakaan di perairan Balongan Indramayu merupakan warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Majalengka.
Selain itu, ada juga warga lainnya, yakni Desa Parean Girang dari kecamatan yang sama.
Baca juga: BARU SAJA Ditemukan, Identitas 2 Korban Kapal Tabrakan di Indramayu Belum Diketahui
Baca juga: BREAKING NEWS 2 Korban Tabrakan Kapal di Perairan Balongan Ditemukan, 1 di Antaranya di Dalam Kapal
Hal itu disampaikan Ketua KUD Misaya Mina TPI Desa Eretan Wetan, Rasgianto, Minggu (4/4/2021).
Ia mengatakan, para ABK yang total keseluruhannya berjumlah 32 orang itu sejatinya sedang mencari ikan.
Mereka diketahui berangkat pada Jumat (2/4/2021) lalu dari Tanjungsari.
"Kapal Barokah ini besar, jadi wajar dinaikkan sebanyak 32 orang juga," ujar Rasgianto kepada Tribun, Minggu (4/4/2021).
Ia menyampaikan, sampai saat ini juga para anggota keluarga ABK masih cemas.
Terutamanya, bagi keluarga yang anggota keluarganya belum ditemukan.
"Karena saya sekarang di lapangan terus, jadi ya banyak yang nanya. Semoga saja cepat ketemu," ucapnya.
Masih kata dia, pencarian ikan sendiri sering dilakukan pada akhir pekan.
Sebab, pendapatan ikan bisa melebihi dari biasanya.
"Informasi terakhir, para ABK yang berhasil diselamatkan saat ini masih berada di tengah laut. Sebanyak 15 orang berhasil dievakuasi ke kapal Basarnas," jelas dia.
Seperti diketahui, Kapal Barokah Jaya menabrak kapal kargo curah MV Habco Pioneer pada Sabtu (3/4/2021) pada pukul 16.45 WIB.
Kecelakaan itu menyebabkan Barokah Jaya terbalik.
Tabrakan terjadi sekitar 60 mil laut utara perairan Indramayu.
Proses pencarian 15 ABK masih berlangsung dan belum ditemukan sampai saat ini.
Update terkini, dua ABK berhasil ditemukan namun belum diketahui identitasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-kud-miyasa-mina-tpi-desa-eretan-wetan.jpg)