Senin, 4 Mei 2026

VIDEO-Desa Sukaimut di Kuningan Sediakan Wisata Perairan Alami, Kades: Jamin Rasakan River Tubing

pemerintah dalam pengembangan usaha berbasis sumber daya alam di Desa Sukaimut, Kecamatan Garawangi, Kuningan

Tayang:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Teguh Kurnia

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Usaha pemerintah desa melalui sektor wisata merupakan peluang besar dan dianggap mampu meningkatkan kualitas ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar.

Demikian itu terbukti dan dilakukan pemerintah dalam pengembangan usaha berbasis sumber daya alam di Desa Sukaimut, Kecamatan Garawangi, Kuningan, Jawa Barat.

"Wisata yang kami miliki itu river tubing. Kebetulan kami mengandalkan arus air Sungai Cisanggarung sebagai pemanfaatan dan pengembangan wisata perairan disini," ungkap Kenapa Desa Sukaimut, Uka saat ditemui di lokasi wisata setempat, Sabtu (3/4/2021).

Uka menyebut bahwa wisata perairan ini sebelumnya telah dilakukan uji coba berbagai tahapan. Hal itu bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada calon pengunjung dalam menikamti perjalanan saat river tubing.

"Uji coba bahwa arena di wisata perairan ini aman, atau saat river tubing berlangsung. Sebelumnya kami telah lakukan uji coba dan juga belajar ke lokasi wisata sama di daerah Malang," ungkap Uka lagi.

Mengenai ketenangan arus air, kata Uka, ini juga mendapat perhatian dan penjagaan di zona hulu sungai. Meski demikian, prioritas keamanan dan kenyamanan bagi penikmat wisata air itu sangat di dahulukan.

"Ya keamanan dan kenyamanan kami tetap gunakan standar. Selain ada gaed saat river tubing, juga ada petugas di hulu sungai, untuk menginformasikan kondisi arus air," ujarnya.

Fasilitas pendukung bagi wisatawan yang hendak melakukan river tubing, kata Uka, perlengkapan safety atau keamanan tubuh tentu di sediakan. Mulai rompi pelampung, body protector, dan helm atau pengaman kepala.

"Kami disini serius memberikan fasilitas dan pelayanan, sebab wisata perairan ini jelas harus mendapat pendampingan dari petugas juga. Nah, untuk satu perahu karet itu isi lima orang dengan satu orang pemandu.

"Kemudian untuk harganya tiket per orang itu jatuh sebesar Rp 50 ribu, sedangkan untuk river tubing menggunakan ban dalam mobil itu hanya Rp 35 ribu per orang," ungkapnya.

Untuk harga Rp 35 ribu, kata Uka, itu biasa dilakukan dengan cara kelompok dan biasanya maksimal itu 10 orang, dalam satu kali berlangsung.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved