Breaking News:

Semua Guru di Sumedang Harus Disuntik Vaksin Sebelum KBM Tatap Muka pada Juli 2021

Semua guru di Kabupaten Sumedang harus sudah disuntik vaksin Covid-19 sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar

tribunjabar/hilman kamaludin
Semua Guru di Sumedang Harus Disuntik Vaksin Sebelum KBM Tatap Muka pada Juli 2021 . Foto : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Semua guru di Kabupaten Sumedang harus sudah disuntik vaksin Covid-19 sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang akan digelar mulai Juli 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin, mengatakan, agar semua guru bisa divaksin Covid-19 sebelum KBM tatap muka, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

"Diusahakan 100 persen guru sudah divaksin Covid-19,  kami selama dua hari kemarin sudah berembug dengan Dinas Kesehatan," ujar Agus saat ditemui di kantornya, Rabu (31/3/2021).

Ia mengatakan, pihaknya sudah meminta Dinas Kesehatan agar melakukan akselerasi vaksinasi terhadap guru yang akan mengajar pada KBM tatap muka nanti.

Baca juga: Warga Dua Kecamatan di Sumedang Semringah Ada Jembatan Gantung, Kini Tak Perlu Memutar Jauh

"Kemarin sudah ditindaklanjuti secara teknis, dan sudah kami bicarakan. Kami juga bekerjasama dengan PGRI di setiap kecamatan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga saat ini tengah melakukan pendataan bagi guru yang belum divaksin agar mereka bisa secepatnya disuntik vaksin Covid-19.

Agus mengatakan, dari total 14 ribu guru yang ada di Kabupaten Sumedang, hingga saat ini baru sekitar 3.000 guru yang sudah disuntik vaksin sebelum pelaksanaan KBM tatap muka.

"Sampai hari baru 1/4 guru yang sudah disuntik vaksin Covid-19, jadi kurang lebih baru 25 persen," ucap Agus.

Upaya tersebut dilakukan Dinas Pendidikan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. Selain guru harus divaksin, pembatasan jumlah murid sebanyak 50 persen saat di kelas pun masih tetap berlaku.

"Makanya, sistem belajar tatap muka juga dilakukan secara bergiliran," ujarnya.

Baca juga: Mamah Muda Ini Tak Terpikir Bakal Jualan Soto Ayam, Kalau Berhenti Sayang, Sudah Banyak Pelanggan

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved