Rabu, 6 Mei 2026

Gempa Bumi

Pacitan Jatim Kembali Digoyang Gempa Bumi, Bagaimana Cara Menyelamatkan Diri?

Gempa bumi berkekuatan 2,9 SR menggoyang Pacitan, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021) siang. Bagaimana cara menyelamatkan diri jika terjadi gempa?

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
Pixabay.com
Ilustrasi gempa bumi. 

TRIBUNJABAR.ID - Gempa bumi berkekuatan 2,9 skala Richter menggoyang Pacitan, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021) siang.

Gempa bumi yang berlangsung pukul 10.27 WIB itu berada di titik koordinat 8,867 LS-111,42 BT.

Lokasi tepatnya di 84 kilometer tenggara Pacitan, Jawa timur.

Baca juga: Anak Malu-malu di Lingkungan Baru, Begini Caranya Membangun Kepercayaan Diri Agar Berani

Baca juga: Kabar Tekini Jackie Chan, Penampilannya Lebih Tua hingga Berjalan Pincang, Berikut Fakta-faktanya

Informasi itu disampaikan Twitter @bmkgjogja.

Lima hari lalu, Pacitan juga diguncang gempa dua kali.

Pada Sabtu (20/3/2021) pukul 14.05 WIB, gempa berkekuatan 4,2 SR terjadi di titik koordinat 11,07 LS-111,66 BT, tepatnya di 327 kilometer tenggara Pacitan Jawa Timur.

Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 25 kilometer.

Titik gempa di Pacitan, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (25/3/2021) siang.
Titik gempa di Pacitan, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (25/3/2021) siang. (Twitter @bmkgjogja)

Di hari yang sama, gempa 3,1 SR terjadi pada pukul 01.51 WIB.

Lokasinya di koordinat 8,996 LS-111,32 BT.

Berada di 94 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur.

Gempa berada di kedalaman 18 kilometer. Lokasi gempa berada di laut.

Yang bisa picu tsunami

Indonesia merupakan salah satu negara yang seringkali diguncang gempa bumi.

Sebagai negara yang terletak pada perbatasan lempeng dan ring of fire, Indonesia rawan diguncang gempa dan tsunami.

Selain itu, Indonesia pun beberapa kali dilanda bencana tsunami yang memakan banyak korban jiwa.

Gempa bumi yang terjadi di Indonesia beberapa kali disertai tsunami.

Dilansir dari Tribunpalu.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Palu menjelaskan, ada beberapa kriteria gempa bumi yang menyebabkan tsunami.

"Tidak semua gempa itu berpotensi tsunami," ucap Kepala Seksi observasi BMKG Geofisika Palu, Bambang Haryono.

Beberapa kriteria gempa yang berpotensi tsunami yakni, gempanya berpusat di laut dan guncangan gempa di atas tujuh magnitudo.

Kedalaman gempa juga berpengaruh terhadap potensi terjadinya tsunami.

Menurutnya, BMKG akan terus memberikan informasi secepat mungkin kepada masyarakat terkait gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Tengah, melalui website BMKG, broadcast ke sejumlah media sosial (medsos).

"Informasi terkait gempa, pasti akan kami beritahukan dengan cepat," ucapnya.

Saat ini BMKG Geofisika Palu telah memasang sekitar puluhan alat pendeteksi gempa yang tersebar di wilayah Sulawesi Tengah.

Menurut Bambang, ketambahan alat pendeteksi gempa bumi pada tahun 2020 lalu, juga membantu BMKG dalam mendeteksi gempa gempa kecil yang tidak dirasakan masyarakat.

"Ia sekarang alhamdulillah, gempa kecil bisa dideteksi," ujarnya.

Terlepas dari hal itu, Bambang mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar tetap waspada jika terjadinya gempa.

Dan tidak mempercayai informasi informasi terkait gempa dan tsunami yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

"Belum ada alat di belahan dunia mana pun yang bisa memprediksi kapan terjadinya siatu gempa," katanya.

Bagaimana Cara Menyelamatkan Diri Jika Terjadi Gempa?

Cara menyelamatkan diri dari gempa bumi bergantung pada situasi dan tempat Anda berada.

Dikutip dari bmkg.go.id, berikut ini cara menyelamatkan diri dari gempa bumi.

A. Berada di Dalam Ruangan

Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja.

Hindari juga benda yang digantung sebab dapat jatuh bila terjadi guncangan.

Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan.

Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

Bila keluar bangunan memungkan maka keluar secara tertib.

Jangan menggunakan tangga berjalan (eskalator) atau lift.

Gunakan tangga biasa bila Anda dalam bangunan bersusun.

Periksa apa ada yang terluka, lalu lakukan P3K.

Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar anda.

Cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi
Cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi (Tangkapan layar bmkg.go.id)

B. Berada di Luar Ruangan atau Area Terbuka

Hindari berdiri dekat bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon dll.

Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

C. Sedang Mengendarai Mobil

Berhenti mengendarai mobil.

Keluar, turun, dan menjauh dari mobil.

Hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

Lalu lakukan poin B.

D. Berada di Pantai

Jauhi pantai secepat mungkin tanpa harus menunggu peringatan tsunami.

E. Tinggal di Pegunungan

Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved