Breaking News:

Wali Kota Sukabumi Minta SKPD Layani Masyarakat dengan Maksimal Meski Ada Refocusing Anggaran

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintahnnya agar tetap memberikan pelayanan terbaik.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintahnnya agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meski telah terjadi refocusing anggaran dalam penanganan Covid-19.

"Kami minta semua SKPD untuk tidak lengah, tidak mengurangi pelayanan, dan tetap melakukan komunikasi terbaik dengan masyarakat," kata Achmad Fahm kepada wartawan di Balai Kota Sukabumi, Selasa (23/3/2021).

APBD Kota Sukabumi tahun 2021, kata dia, telah dibahas dan diputuskan bersama DPRD dipastikan akan mengalami berbagai perubahan khusunya di SKPD.

Refocusing anggaran pada SKPD untuk penangan Covid-19 tahun 2021 mencapai sekitar 30 persen atau sebesar Rp 50 miliar.

"Perubahan ini sangat besar untuk ukuran Kota Sukabumi. Tapi, jangan sampai mengurangi kinerja maupun kepada masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan refocusing anggaran APBD kali ini dilakukan untuk menangani pandemi Covid-19, diutamakan untuk menyukseskan pelaksaan vaksinasi yang saat ini masih terus dilakukan.

Baca juga: Masih Ingat Rasminah yang Dipasksa Nikah Dini? Pernah Menangis di Depan Anggota Dewan demi Hal Ini

Baca juga: TONTON, LINK Live Streaming Laga Persebaya Surabaya Kontra Persik Kediri, Mulai Pukul 18.15 WIB

"Memang vaksinnya sudah difasilitasi dari pemerintah pusat melalui Pemprov Jabar, namun kita pemeritah daerah mempersiapkan segala fasilitas penunjangnya dalam vaksinasi ini," ucapnya.

Selain itu, Fahmi mengatakan, pelaksaan vaksinasi tahap kedua saat ini difokuskan untuk para tenaga pengajar dari semua jenjang, yang bertujuan kegiatan belajar tatap muka dapat segera terlaksanakan.

Baca juga: Begini Kekuatan Bali United di Mata I Made Wirawan, Beruntung karena Persiapannya Lebih Panjang

"Vaksinansi para terhadap tenaga pengajar ditargetkan dapat selesai di pekan ini. Hingga saat ini kami belum mendapatkan informasi lanjutan terkait vaksin tambahan, tetapi stok sementara masih mencukupi," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved