Kabar Seleb
Cerita Jirayut DA, Masa Kecilnya Memilukan, Trauma Main Sama Laki-laki, Pernah Celana Dipelorotin
Jirayut Dangdut Academy (DAA) ternyata memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya tidak suka berteman dengan laki-laki dan lebih suka dengan perempuan
Penulis: Shania Septiana | Editor: Kisdiantoro
Laporan wartawan Tribun Jabar, Shania Septiana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Sosok Jirayut Dangdut Academy (DAA) ternyata memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya tidak suka berteman dengan laki-laki dan lebih suka bermain dengan perempuan.
Rupanya, Jirayut penyanyi dangdut asal Thailand ini mengaku trauma jika berteman dengan laki-laki.
Hal tersebut dia ungkapkan dalam program Semangat Senin yang digelar Indosiar secara virtual melalui aplikasi zoom, Senin (22/3/2021).
Baca juga: Bayi Cantik yang Ditemukan dalam Dus Alami Sesak Napas, Banyak Warga yang Datang Ingin Mengadopsi
Baca juga: Dikabarkan akan Menikah 2021, Ayah Lesti Bocorkan Persiapan Pernikahan Putrinya dengan Rizky Billar?
Baca juga: Lesti Bertamu di Rumah Sule dan Nathalie Holscher, Reaksi Rizwan Enggan Foto Bikin Heran, Segan?
Saat itu, host sedang membacakan beberapa fakta unik yang selama ini belum diketahui oleh penggemar Jirayut dan akhirnya terbongkar semua.
"Teman aku kebanyakan perempuan. Itu karena aku trauma berteman dengan laki-laki," ucapnya.
Karena jika dia berteman dengan laki-laki, Jirayut kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan.
"Nggak sekadar iseng, kadang mereka bully aku. Tapi yang paling parah dan masih aku ingat, waktu itu kita lagi main, mereka nurunin celanaku," ujarnya.
Sejak kejadian itu, Jirayut mengaku lebih suka berteman dengan teman-teman perempuan karena mereka dinilai lebih memahami.
"Waktu kecil aku bertemannya sama perempuan karena mereka paham aku, tau apa yang aku mau, beda kalau berteman sama laki-laki," ujarnya.
Meski begitu, Jirayut menuturkan dia tidak menyimpan dendam dan memaafkan teman-temannya.
Saat masih di Thailand, Jirayut mengatakan sering sekali menghibur anak-anak dengan memakai kostum atau berperan seperti perempuan, tergantung permintaan dari teman-temannya.
Hal tersebut dilakukan Jirayut untuk menghibur mereka.
"Waktu jaman dulu aku sering di request buat dandan jadi nenek atau ibu-ibu, waktu di Thailand. Aku ngajarin anak biar bisa baca huruf, dengan dandan seperti ibu-ibu atau nenek- nenek biar mereka ketawa," ucapnya sambil mempraktekkan hal tersebut dengan bahasa Thailand.
Tak hanya itu, Jirayut juga kerap main masak-masakan bersama teman-teman perempuannya dan berenang di sungai.