Vaksinasi Covid di Jabar
Kang Emil: Kasus Covid-19 Tenaga Kesehatan di Jabar Menurun Setelah Vaksinasi
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, jumlah kasus aktif Covid-19 tenaga kesehatan di Jabar menurun sejak program vaksinasi berjalan.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat Ridwan Kamil, yang juga Gubernur Jabar, mengatakan, jumlah kasus aktif Covid-19 tenaga kesehatan di Jabar menurun sejak program vaksinasi berjalan.
Kondisi itu menunjukkan adanya kemungkinan antibodi vaksin Covid-19 sudah mulai terbentuk dan bekerja.
Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, berharap vaksinasi Covid-19 berpengaruh terhadap munculnya imun tubuh nakes.
Baca juga: Desa dan Kelurahan Berstatus Zona Merah di Jabar Turun, dari 3.533 RT Zona Merah Kini jadi 640 RT
Baca juga: BREAKING NEWS: Penyidik KPK Datangi Rumah Bupati Aa Umbara di Lembang, Ditangkap?
"Sebelum ada vaksinasi, kasus Covid-19 nakes cenderung naik, tapi setelah dilakukan vaksinasi, penularan terhadap nakes semakin turun. Mudah-mudahan ini karena kekebalan tubuh dari nakes yang sudah divaksin," ucap Kang Emil melalui siaran digital, Selasa (16/3).
Berdasarkan data KPCEN per 12 Maret 2021, jumlah sasaran vaksinasi SDM Kesehatan di Jabar adalah 181.701 orang.
Jumlah SDM Kesehatan yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 175.172 orang (96,41 persen) dan dosis 2 sebanyak 141.375 orang (77,81persen).
Selain itu, Kang Emil menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mempercepat vaksinasi tahap II dengan sasaran lansia dan pelayan publik.
Vaksinasi tahap II pun ditargetkan selesai akhir Juni 2021.
Untuk mewujudkan target tersebut, kata Kang Emil, pihaknya harus menyuntik vaksin Covid-19 kepada 150 ribu orang per hari.
Gedung-gedung besar akan dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan vaksinasi, termasuk Gedung Pakuan dan Gedung Sate.
"Kita harus menyuntik 150 ribu orang per hari dan ternyata puskesmas tidak memadai untuk penyuntikan."
"Karena itu, kami butuh 40-an gedung besar untuk bisa memvaksin massal dua ribu orang per hari," tuturnya.
Jumlah sasaran vaksinasi tahap II di Jabar sekitar 6,6 juta orang.
Perinciannya, ada 4.403.984 lansia yang jadi target, sementara petugas publik mencapai 2.195.215 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gubernur-jawa-barat-ridwan-kamil-di-gedung-pakuan-93.jpg)