Kamis, 16 April 2026

Sejarah

VIDEO-Nama Soedirman, Bukan Sekadar Jalan di Cimahi, Belum Tercatat Jejak Kala Berjuang

Plang nama Jalan Jenderal Sudirman tampil elegan. Berdiri kokoh, dengan penyangga besi bercat warna hitam, berpadu tulisan warna putih dan hijau...

Penulis: Ery Chandra | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI-Plang nama Jalan Jenderal Sudirman tampil elegan. Berdiri kokoh, dengan penyangga besi bercat warna hitam, berpadu tulisan warna putih dan hijau, serta terpasang khas lambang Kota Cimahi, pada Rabu (10/3/2021).

Berada di trotoar, persis menghadap Wilhelmina Queen Park. Beberapa orang warga yang tengah berada di sekitar jalan, mulai dari para pengendara, pedagang, hingga warga sekitar mengaku mengetahui nama populer Jenderal Sudirman. Namun, mereka tak secara utuh memahami seluruh jejak-jejaknya.

Raden Soedirman atau Sudirman diketahui merupakan satu diantara sosok yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Riwayat Jenderal Besar TNI (Anumerta) Soedirman itu berpartisipasi untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Wafat dalam usia begitu muda, 34 tahun.

Namanya pun abadi dalam berbagai hal. Menjadi nama jalan kota, rumah sakit, yayasan, museum, hingga universitas.

Tak heran, turut tersematkan pada ruas jalan di Cimahi, yang juga melekat dengan julukan Kota Tentara tersebut.

Begitu ragam buku-buku yang merekam sosok pribadi, kiprah, mitos hingga kekurangan Sudirman. Bahkan dijadikan film.

Sebagai contoh, aksi gerilya yang sukses ditempuh Sudirman juga berkat kesudian masyarakat biasa membantu perjuangan rombongannya.

Mulai dari menyediakan berteduh, makanan, membuat tandu baru, memikul tandu, hingga sebagai penunjuk jalan.

Mengingat masa itu penduduk lokal lebih memahami medan jalan yang dilintasi.

"Menjadi kebiasaan rombongan itu untuk menggunakan tenaga-tenaga setempat sebagai penunjuk jalan," seperti tertulis dalam buku Soedirman Prajurit TNI Teladan.

Belum ditemukan secara lengkap dan spesifik, apakah Sudirman pernah berada di kawasan Cimahi, Jawa Barat, semasa ketika berjuang.

Pegiat dari Komunitas Tjimahi Heritage, Machmud Mubarok, senada, belum dapat memastikan dokumentasi, catatan hingga bukti peninggalan secara historis tentang Jenderal Sudirman pernah singgah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved