Breaking News:

Ribuan Guru di Kota Sukabumi Mulai Disuntik Vaksin Covid-19, Targetnya 6.004 Orang

Ribuan guru dari semua jenjang pendidikan di Kota Sukabumi mulai diberikan vaksin Covid-19.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Ichsan
tribunjabar/fauzi noviandi
Ribuan Guru di Kota Sukabumi Mulai Disuntik Vaksin Covid-19, Targetnya 6.004 Orang 

Laporan Kontributor Tribunajabar.id, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ribuan guru dari semua jenjang pendidikan di Kota Sukabumi mulai disuntik vaksin Covid-19.

Vaksinasi bagi tenaga pendidik tersebut ditargetkan akan dilaksanakan selama lima hari secara bertahap.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan, pelaksaan vaksinasi untuk guru ini ditargetkan untuk sebanyak 6.004 orang, yang akan dilaksanakan selama lima hari.

"Vaksinasi guru ini sudah dilaksnakan dari kemarin, dan hari ini merupankan hari kedua, sehingga total guru yang sudah diberikan vaksin Covid-19 itu sudah mencapai sekitar dua ribuan orang," katanya saat diwawancarai di Gedung Juang, Jalan Veteran, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Terungkap Aliran Dana Fee Bansos Covid-19, untuk Juliari, Pembayaran Cita Citata, hingga Beli Ponsel

Ribuan guru yang mulai menjalani vaksinasi Covid-19 tersebut lanjut dia, merupakan guru dari semua jenjang pendidikan, seperti guru SD, SMP, SMA dan Dosen yang ada di wilayah Kota Sukabumi.

"Selama tiga hari vaksinasi ini dilakukan diutamanka untuk guru SD, SMP dan SMA/SMK serta ditargetkan untuk sebanyak 1.230 orang per hari. Sedangkan Kamis dan Jumat targetnya berbeda karena ada tambahan Dosen dan guru informal," ucapnya.

Ia mengatakan, setelah diberikan vaksin dosis pertama ini, ribuann guru yang berusia 18 - 60 akan kembali mendapatakan dosis kedua setelah 14 hari pasca imuninasi.

Sedangkan untuk usia 60 tahun ke atas itu akan diberikan dosis kedua setelah 24 hari.

Baca juga: Reaksi Young Lex Dituding Jiplak MV Lay EXO, Balik Beri Komentar Menohok Setelah Akunnya Diserbu

"Pasca imunisasi ini, ribuan guru tersebut akan dilakukan pemantauan, serta diimbau untuk segera melapor apabila terjadi gejala setelah disuntik vaksin," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya kembali mendapatkan sebanyak 520 vial vaksin untuk 4.800 hingga 5.000 orang.

Vaksin tersebut merupakan vaksin tambahan untuk pelayan publik dan masuk ke dalam tahap kedua vaksinasi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved