Kisah Aprilia Manganang
Aprilia Manganang Alami Hipospadia Begini Kondisinya, Atlet Voli Putri Kini Menjadi Pria Sejati
Aprilia Manganang Atlet Voli Putri Sempat Dikira Pria Kini Kejadian Pria Sejati, Alami Hipospadia Begini Kondisinya Diungkap KSAD Andika Perkasa
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga Indonesia.
Aprilia Manganang sempat dikira seorang laki-laki dalam ajang Sea Games 2018 lalu karena kemapuannya yang tak biasa.
Meski Atlet Voli Putri perawakan dan kemampuannya seperti seorang pria.
Aprilia Manganang, atlet voli putri yang sempat menarik perhatian itu kini menemukan jati dirinya.
Baca juga: Asal Usul Keluarga Nadya Arifta Ternyata Bukan Sembarangan, Paman Tak Terima Disinggung Soal Kasta
Baca juga: Klarifikasi Young Lex Soal Tudingan Jiplak Lay EXO Malah Makin Runyam, Kata-katanya Dipertanyakan
Aprilia mengubah statusnya menjadi seorang pria sejati.
Tak hanya itu, kabar ini pun diumumkan oleh KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.
KSAD Andika Perkasa menegaskan jenis kelamin Serda (Sersan Dua) Aprilia Maganang sejatinya adalah pria.
KSAD Andika Perkasa mengatakan Atlet Voli Putri itu menderita kelainan hipospadia.
Lalu, apa itu hipospadia ?
Dilansir TribunJabar.id dari Alodokter.com, hipospadia merupakan kelainan pada kelamin di mana letak lubang kencing pada laki-laki tidak normal.
Pada kondisi normal, uretra (lubang kencing) terletak tepat diujung penis.
Tetapi pada bayi hipospadia uretra berada di bagian bawah penis.
Demikian yang dialami Aprilia Manganang sejatinya ia pria namun kala itu keluarganya terkendala ekonomi.
Hal itu menyebabkan Aprilia tak bisa menangani kondisinya dan menerima keadaan hidup dianggap perempuan.
Kelainan hipospadia merupakan kelainan bawaan sejak lahir.
Penderita hipospadia bila tak ditangani bisa kesulitan buang air kecil hingga kesulitan berhubungan seksual saat dewasa.
Gejala Hipospadia
Meski begitu, gejala hipospadia pada setiap pederita berbeda-beda.
Sebagian besar kasus, lubang kecing terletak di bagian bawah kepala penis.
Posisi lubang kencing bisa berada di area skrotum (buah zakar), tetapi kondisi ini jarang terjadi.
Demikian apa yang ditemukan dalam kasus hipospadia dialami Aprilia Manganang diungkap KSAD Andika Perkasa tak terindikasinya jenis perempuan.
Dari pemeriksaan urologi, Aprila lebih memiliki organ-organ jenis kelamin pria dan tidak ditemukan organ internal jenis kelamin perempuan.
Hal lain dalam bentuk fisik pun sudah jelas menegaskan Aprila Manganang memiliki badan kekar laiknya seorang pria.
(TribunJabar.id)
Baca juga: Menantu Kesayangan, Sosok Ririe Fairus di Mata Adik Ayus Sabyan Sering Nolong Keluarga, Ibadah Rajin
Baca juga: KSAD: Aprilia Manganang Terlahir sebagai Laki-laki, Eks Pemain Voli Putri, Ini Profil dan Biodatanya
Perjalanan Karier Aprilia Manganang
Setelah resmi menegaskan statusnya sebagai pria, Aprilia Mangangang penisiun dari atlet yang membesarkan namanya.
April merupakan prajurit TNI AD, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang resmi bergabung beberapa tahun lalu.
Nama Aprilia Manganang mulai mencuri perhatian publik pada perhelatan Asian Games 2018 lalu, saat ia menjadi Atlet Voli putri Indonesia.
Pasalnya atlet kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992 ini mempunyai kemampuan menakjubkan.
Saat dilantik menjadi Kowad, April berpangkat sebagai Serda (Sersan Dua).
Pada akhir 2020 lalu, Aprilia Manganang memutuskan pensiun dari dunia yang telah membesarkan namanya.
Keputusan pensiun tersebut diumumkan Aprilia Manganang lewat akun instagramnya @manganang92.
"Shalom. Terimakasih semuanya untuk supportnya selama ini. This is a new chapter for me.
Akhirnya, setelah bbrp tahun menimbang2, ini adalah waktu yg tepat untuk saya membuat keputusan ini. Semangat!,"tulis Aprilia pada keterangan video yang ia unggah, Jumat (11/9/2020).
"Pada kesempatan ini saya menyatakan kepada pecinta voli Indonesia, saya Aprilia Manganang resmi mengundurkan diri dari dunia voli.
Kenapa saya mengambil keputusan ini karena saya pengen hidup lebih baik, saya pengen meraih kebenaran dalam hati saya, kedamaian. Karena ini keputusan terbaik buat saya,"katanya.
Perempuan berusia 28 tahun tersebut juga menyampaikan terima kasihnya kepada pelatih dan teman-teman yang terus bersamanya.
"Semoga Indonesia di dunia voli tetap maju terus. Semangat, God Bless You,"kata Aprilia mengakhiri videonya.
Setelah vakum sebagai Atlet Voli putri, bagaimana kabar Aprilia Manganang sekarang?
Dilansir dari Instagram @manganang92, Minggu 14 Februari 2021, foto-foto di akun Instagram Aprilia Manganang tak lagi banyak.
Terutama foto-foto saat ia aktif sebagai Atlet Voli.
Tertinggal beberapa foto dirinya dengan aktivitas olahraganya.
Sebagai anggota Kowad, tubuh Aprilia Manganang makin kekar. Tubuhnya makin berotot.
Berikut profil dan biodata Aprilia Manganang
1. Tomboi sejak kecil
Serda Aprilia Manganang lahir pada tanggal 27 April 1992.
Dia merupakan anggota Korps Wanita AD (Kowad) yang menjadi pemain timnas bola voli putri untuk Asian Games 2018.
Saat dilantik menjadi Kowad, April berpangkat sebagai serda (sersan dua).
Dilansir dari Kompas.com, saat acara resmi Kowad 2017, ia mengaku canggung saat harus berdandan layaknya anggota Kowad.
Seperti yang kita tahu, Kowad identik dengan feminin dan dandanan serta riasan muka.
Hal ini tentu tak mudah bagi April, mengingat ia merupakan gadis tomboi yang jarang sekali berpenampilan feminin.
Bahkan, ia mengatakan bahwa terakhir kali memakai rok saat ia SMA.
"Saya terakhir kali mengenakan rok saat masih SMA."
"Bagi saya rok itu keramat. Mungkin saya akan mengenakannya ketika menikah atau kalau Lee Min-ho melamar hahaha," ujar atlet sangar penggemar drama Korea tersebut.
April mengaku kaku karena dalam acara resmi Kowad, ia dituntut cantik dan berdandan sebagaimana mestinya seorang perempuan.
"Pas di foto itu aku kelihatan kaku banget. Kalau anggota Kowad yang cewek kan memang wajib pakai makeup saat acara resmi. Sudah lama sekali tak berdandan seperti itu," ujar April.
"Dulu pernah pakai gaun saat peneguhan sidi (baptis), itu pun sudah lama sekali," kenang April kepada Kompas.com.
Tetapi, pekerjaannya kini mau tak mau menuntut April berpenampilan cantik dan feminin.
"Akan tetapi, namanya juga kerja."
"Aku disuruh pakai rok, sepatu high heels yang tingginya lima senti dan harus jalan feminin.
"Aku pun sebenarnya enggak mau ngaku kalau itu aku," ujar April yang mengaku malu saat harus berdandan cantik.
2. Dari keluarga kurang berada
Sebelum menjadi atlet ternama dan anggota TNI, Aprilia merupakan gadis kecil yang tangguh dan kerap membantu kedua orang tuanya.
Menyadari bahwa lahir dari keluarga yang kurang berada, Aprilia bersedia membantu orangtuanya berjualan sang ibu.
Dilansir dari Juara.net, April mengatakan bahwa ia saat kecil membantu ibunya berjualan pisang goreng.
"Ketika kecil, saya sudah membantu Mama berjualan pisang goreng di sekitar rumah."
"Saya harus berjalan cukup jauh. Supaya dagangan cepat habis, saya menjual dengan harga semurah mungkin, misalnya 5 pisang goreng harganya Rp 1.000," ungkap April.
3. Hobi olahraga sejak kecil
Aprilia Manganang menuturkan bahwa hobi olahraganya berawal dari kebiasaannya saat kecil.
"Awalnya suka bermain basket dan voli di sekolah, hingga pernah mengikuti kejuaraan di kampung halaman. Imbalan yang saya dapat mulai dari ucapan terimakash, mi instan hingga telur rebus," tambahnya.
Sejak kecil berusaha keras, tak disangka bila April kini berhasil menjadi atlet voli andalan bangsa.
4. Pensiun jadi atlet voli
Pada akhir 2020, Aprilia Manganang memutuskan pensiun dari dunia yang telah membesarkan namanya.
Keputusan pensiun tersebut diumumkan Aprilia Manganang lewat akun instagramnya @manganang92.
"Shalom. Terimakasih semuanya untuk supportnya selama ini. This is a new chapter for me."
"Akhirnya, setelah bbrp tahun menimbang2, ini adalah waktu yg tepat untuk saya membuat keputusan ini. Semangat!," tulis Aprilia pada keterangan video yang ia unggah, Jumat (11/9/2020).
"Pada kesempatan ini saya menyatakan kepada pecinta voli Indonesia, saya Aprilia Manganang resmi mengundurkan diri dari dunia voli."
"Kenapa saya mengambil keputusan ini karena saya pengen hidup lebih baik, saya pengen meraih kebenaran dalam hati saya, kedamaian. Karena ini keputusan terbaik buat saya," katanya.
Perempuan berusia 28 tahun tersebut juga menyampaikan terima kasihnya kepada pelatih dan teman-teman yang terus bersamanya.
"Semoga Indonesia di dunia voli tetap maju terus. Semangat, God Bless You,"kata Aprilia mengakhiri videonya. (grid.id/kompas.com/republika.co.id/tribun manado)
Sebagian artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Biodata Serda Aprilia Manganang, Anak Buah Jenderal Andika Perkasa yang Kini Disorot, Eks Atlet Voli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/malang-melintang-sebagai-atlet-bola-voli-perempuan-aprilia-manganang-kini-dinyatakan-laki-laki.jpg)