Setahun Pandemi Covid-19, Warga Harus Move On, Kang Emil: ''Saya Bisa Cuci Tangan 10 Kali Sehari''

Covid-19 di Jabar membawa beberapa budaya baru yang pengaruhnya positif, di antaranya masyarakat kini lebih peduli kesehatannya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Hermawan Aksan
natgeo
cuci tangan 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah Covid-19 melanda lebih dari setahun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk move on.

Masyarakat tak bisa lagi kembali menggunakan cara-cara lama dalam sejumlah aktivitas.

Covid-19 telah membawa kebiasaan baru yang harus diadaptasi masyarakat.

Baca juga: Oknum Polisi Nekat Curi Cincin Emas, Saat Ditangkap Ternyata Ini Alasannya

Baca juga: Rizky Febian Tahan Diri, Teddy Belum Kembalikan Aset padahal Lebihi Batas Waktu, Pilih Jalur Hukum?

Demikian dikatakan Gubernur dalam Majelis Taklim Juara “Refleksi Satu Tahun Pandemi Covid-19”, yang digelar virtual dari Gedung Pakuan Bandung, Minggu (7/3) malam.

"Maka mari kita move on, beradaptasi dengan gaya-gaya baru karena kita tidak bisa berharap dengan kebiasaan seperti dulu. Covid-19 adalah sebuah peristiwa bersejarah yang mengubah cara pandang kita," ujarnya.

Menurutnya, setahun Covid-19 di Jabar membawa beberapa budaya baru yang pengaruhnya positif, di antaranya masyarakat kini lebih peduli kesehatannya.

"Ada budaya baru dalam satu tahun pandemi ini kita menjadi masyarakat yang lebih peduli kesehata. Sekarang saya cuci tangan sehari bisa 10 kali," katanya.

Selain itu, pandemi telah memunculkan banyak orang baik.

Seorang pengunjung sedang mencuci tangan di wastafel khusus yang disediakan Gojek di Zona Nyaman Ciwalk, Rabu (39/7/2020).
Seorang pengunjung sedang mencuci tangan di wastafel khusus yang disediakan Gojek di Zona Nyaman Ciwalk, Rabu (39/7/2020). (TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA)

Terlihat dari donatur yang peduli membantu sesama yang kesulitan akibat terdampak Covid-19 juga dalam bentuk penanganan.

"Bahkan kemarin ada 10 rumah dan motor yang ingin disumbangkan untuk pahlawan Covid-19," ujar Kang Emil.

Selama setahun, ada empat sektor ekonomi yang teruji bahkan trennya meningkat, yakni digital, pangan, kesehatan, dan pendidikan.

“Terutama digital akan jadi budaya baru termasuk dakwah yang saat ini sedang kita lakukan," kata Kang Emil.

Menurutnya, melihat sejarah dunia Covid-19 satu dari rentetan pandemi yang pernah melanda.

Wabah penyakit hadir silih berganti dalam sejarah peradaban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved