Breaking News:

Kisruh Partai Demokrat

DPC Partai Demokrat Sumedang Tolak Moeldoko, ''Kami Tegak Lurus dan Setia kepada Pak AHY''

DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumedang menolak hasil KLB di Deli Serdang, yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

Pengurus DPD Partai Demokrat Jabar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sumedang menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara, yang menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum.

Ketua DPC Partai Demokrat, Kabupaten Sumedang, Otong Dartum, mengatakan, penolakan hasil KLB tersebut karena dipastikan tidak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

"Itu sebagai diamanatkan pasal 281 ayat 4, yakni yang menyelenggaran (KLB) harus dewan pimpinan pusat dan harus ada persetujuan dari majelis tinggi yang sekarang dijabat oleh Pak SBY," ujarnya saat dihubungi Senin (7/3/2021).

Baca juga: VIDEO-Ketua Demokrat Cianjur: Ajakannya Cukup Menggiurkan, Saya Kutuk Siapa Pun yang Hadir di KLB

Baca juga: DPD Partai Demokrat Jabar Kirim Surat Ke Kemenkum HAM, Ngaku Kadernya Ditawari Ratusan Juta

Selain itu, kata Otong, KLB itu harus diikuti oleh semua DPP dan harus diikuti 50 persen DPC.

Karena tidak sesuai dengan syarat ini, ujar Otong, pihaknya menolak KLB tersebut.

"Kami, dari mulai DPC, DPAC, dan ranting menolak, sudah ada komunikasi walaupun melalui WA Group," kata Otong.

Atas hal tersebut, kata dia, semua pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumedang tetap patuh, tegak lurus, dan setia terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Otong mengatakan, pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumedang juga saat ini sudah membuktikan kesetian terhadap AHY di saat muncul polemik di partai berlambang mercy tersebut.

"Pertama kami sudah membulatkan tekad, tegak lurus ke Pak AHY dengan tanda tangan di atas materai oleh ketua DPC," ucapnya.

Dalam hal ini, kata Otong, pihaknya juga tidak pernah memberikan kuasa kepada siapa pun, baik kepada sekretaris, wakil ketua DPC, maupun kepada pengurus yang saat ini sudah pindah partai.

"Intinya, kami solid kepada Pak Ketum (AHY) yang sah menurut hasil kongres tahun 2020," kata Otong. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved