Skenario Terburuk di Sisi Selatan Jawa Akibat Sunda Megathrust Bisa Timbulkan Gempa Menimpa Jakarta
Pada 2019 lalu, gempa berkekuatan 7,4 menimpa Banten hingga terasa ke Jakarta. Dari kejadian itu muncul skenario pemodelan bila Sunda Megathrust
”Intensitas yang dirasakan di Jakarta bisa sangat kuat. Bisa menimbulkan kerusakan bangunan,” ujar dia.
Baca juga: Ketahui Fakta-fakta Tersembunyi Gelombang Tsunami, Bisa Disebabkan Gempa hingga Ledakan Bawah Air
Baca juga: Tanpa Disadari Hari Ini Terjadi Gempa yang Cukup Besar di Indonesia, Pusat Gempanya di Mentawai
Jakarta berada di atas tanah endapan atau aluvial yang karakteristiknya menambah amplifikasi guncangan.
”Studi mikrozonasi sangat penting untuk tahu dampak gempa ini,” kata dia. Guncangan terkeras akan dirasakan di sekitar Banten dan Lampung dengan potensi tsunami.
”Jika gempa sebesar ini terjadi di daerah dangkal dekat palung, tsunami di daerah sumber, puncaknya bisa 10-15 meter,” ungkap dia.
Tsunami itu bisa tiba di pantai utara Jakarta dengan ketinggian 5 meter.
Kajian empiris di sejumlah tempat, kata Widjo, ketinggian tsunami 5 meter di pantai landai, landaan ke daratannya bisa beberapa kilometer, tetapi tidak lebih dari 5 km.
”Kurang tepat kalau tsunami di Jakarta menjalar dari pantai selatan dan bisa hingga kawasan Sudirman,” ujar dia.
Setiap pembangunan infrastruktur di kawasan itu perlu memperhitungkan potensi gempa dan tsunami, seperti rencana Jembatan Selat Sunda dan Tembok Laut Raksasa Teluk Jakarta.
”Di rencana tapak Jembatan Selat Sunda, tinggi tsunami bisa 10 meter pada kedalaman 30 meter. Bisa menggerus dasar laut sekitar fondasi jembatan,” kata dia.
Eko mengatakan, untuk kota Jakarta, yang perlu lebih diwaspadai dampak guncangan terhadap bangunan.
”Bangunan tahan gempa mutlak,” kata dia. (AIK/KOMPAS CETAK)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Antisipasi Gempa Sunda Megathrust"