Breaking News:

Nama Ridwan Kamil Disebut Golkar dan Demokrat, Pengamat: Magnet Politik Kang Emil Kuat

Firman mengaku sepakat dengan keputusan Ridwan Kamil yang masih ingin berfokus menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Jabar.

istimewa
Ridwan Kamil Nampang dari Jendela Pesawat Kargo 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nama Ridwan Kamil disebut-sebut berpotensi menempati jabatan tinggi di partai politik, sejak beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat itu digadang-gadang bakal memimpin DPD Partai Golkar Jabar. Bahkan, belakangan santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat pemimpin Partai Demokrat.

Namun tampaknya, Ridwan Kamil belum menunjukkan ketertarikannya bergabung dengan partai politik. Alasannya ingin fokus menyelesaikan amanat yang diberikan masyarakat sebagai Gubernur Jabar.

Menanggapi hal tersebut, pakar politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran, Firman Manan, mengatakan, fenomena tersebut tidak lepas dari sistem yang selama ini diterapkan partai politik, baik di tingkat daerah maupun nasional yang menjadikan elektabilitas sebagai salah satu ukuran rekruitmen.

"Apalagi, berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei kredibel, selama ini Kang Emil selalu masuk jajaran lima besar," kata Firman melalui ponsel, Rabu (3/3/2021).

Alasan lainnya, kata Firman, Ridwan Kamil hingga saat ini belum menduduki jabatan apapun dalam partai politik. Dengan kondisi tersebut, menurutnya, wajar bila partai politik memburu Ridwan Kamil. Apalagi, kata Firman, parpol pun kini tengah memasang kuda-kuda untuk menghadapi ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Jadi saya kira wajar, magnet politik Kang Emil memang kuat. Selain punya elektabilitas, dia pun belum berparpol. Tentunya ini menjadi daya tarik bagi parpol. Apalagi momentum Pilpres 2024 adalah momentum regenerasi pemimpin muda berkinerja baik, dan saya kira Kang Emil masuk dalam kriteria itu," kata Firman.

Baca juga: Apa Beda Virus Corona dengan Varian B 117-UK? Peneliti: Ganasnya Sama tapi Lebih Menular

Meski begitu, Firman mengaku sepakat dengan keputusan Ridwan Kamil yang masih ingin berfokus menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Jabar. Terlebih, kata Firman, tugas yang diemban Ridwan Kamil di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini cukup berat.

"Saya sepakat kalau dia masih harus fokus bekerja sebagai Gubernur karena mengelola Jabar dalam situasi pandemi ini berat. Saya khawatir, kalau masuk ranah politik, konsentrasinya pecah," kata Firman.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved