Breaking News:

Penganiaya Disabilitas

Disabilitas yang Dipukuli di Warung Pecel Lele Masih Trauma, Meringkuk di Kamar Kontrakan Kecil

Kondisi penyandang disabilitas berinisial DK (36) yang dianiaya temannya berinisial RR (36) di Warung Pecel Lele

tribunjabar/hilman kamaludin
Disabilitas yang Dipukuli di Warung Pecel Lele Masih Trauma, Meringkuk di Kamar Kontrakan Kecil 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kondisi penyandang disabilitas berinisial DK (36) yang dianiaya temannya berinisial RR (36) di Warung Pecel Lele , Dusun Sukamaju, RT 2/9, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang sangat memprihatinkan.

Selain tidak bisa berjalan, dia ternyata mengidap penyakit kusta yang saat ini tengah dilakukan pengobatan, sehingga dia hanya bisa berdiam diri di kamar kontrakan sederhana.

Pantauan Tribun Jabar, Rabu (3/3/2021), DK hanya tinggal di kontrakan yang berukuran kecil dan berada di gang sempit di Dusun, Sukamaju, RT 2/9, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Kontrakan berwarna biru itu hanya satu kamar saja yang ditempati bersama ayahnya yang bekerja sebagai mekanik di bengkel.

Baca juga: 3 Mobil Nasabah Bank Rusak Tertimpa Baliho Roboh, Hujan Deras Angin Kencang Terjang Tasikmalaya

Setelah aksi penganiayaan yang terjadi pada 24 Februari 2021 itu, tampaknya DK masih trauma karena saat ditemui di kontrakannya, dia tak banyak bicara dan tatapannya pun kosong.

"Sekarang kondisinya sudah membaik, berkat bantuan dari relawan dan aparat setempat, termasuk Pak Ulis," ujar ayah DK, Dedi Somantri saat ditemui di kontrakannya.

Dedi mengatakan, meski kondisi kesehatannya sudah membaik, DK masih merasa trauma dengan kejadian penganiayaan tersebut.

"Ada hikmahnya juga, dia trauma karena saat ini bisa pulang dan diam di kontrakan kembali. Kemarin sempat 10 hari di jalan," katanya.

Setelah ada yang memukuli, kata Dedi, DK pulang ke kontrakan dan saat ini setiap harinya dia bisa melakukannya segalanya sendiri.

Baca juga: UPDATE Pembatalan Timnas U-22 vs Tira Persikabo: Kami Sudah di Stadion Disuruh Balik ke Hotel

"Sekarang biasa, sudah bisa mandi sendiri, BAB sendiri dan saya juga bisa mengurus, Alhamdulillah," ucap Dedi.

Sementara saat disinggung terkait, penganiayaan yang menimpa anaknya itu, Dedi menyerahkan ke aparat kepolisian dari Polsek Cimanggung.

"Kalau kasus kemarin sudah ditangani sesuai prosedur kepolisian, berlanjut dan diproses secara hukum," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved