Breaking News:

Setahun Sejak Kasus Pertama, Ahli Katakan Gelombang Pertama Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Usai

Hari ini tepat setahun kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan. Ahli mengingatkan hal ini.

freepik
Covid-19 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sudah setahun sejak pemerintah mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia, ahli mengatakan gelombang pertama pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir.

Hal tersebut dikatakan Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Abid Khumaidi.

Menurutnya, gelombang pertama pandemi Covid-19 di Indonesia belum bisa disebut usai, walau kasus Covid-19 beberapa hari terakhir mengalami penurunan.

Baca juga: Kronologi Pencabulan IRT, Pria Ini Ngaku Hasratnya Bangkit Saat Dengar Suara Korban Sedang Mandi

Baca juga: Mahasiswa Asal Bandung Curi Sepeda Gunung Seharga Rp 65 Juta di Tasikmalaya, Aksinya Kepergok CCTV

Abid mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia masih berisiko mengalami peningkatan.

"Kita tahu memang angka kasus menurun, tapi sekali lagi ini belum bisa kita katakan kita sudah sudah mengalami penurunan dari gelombang pertama, kita saat ini masih masuk di dalam stage tiga, yang mana ini masih berisiko," kata Abid dalam diskusi virtual, Senin (1/3/2021).

Abid menambahkan, positivity rate juga masih mengalami meningkat pada akhir Februari sebesar 26,19 persen.

Hal ini, kata dia, akan berdampak pada kasus kematian akibat Covid-19.

"Saat ini memang kita didukung oleh adanya pelaksanaan pelaksanaan vaksin, tapi apakah kemudian pelaksanaan vaksin ini bisa menjadi satu tolak," ujarnya.

Abid juga menyoroti keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 yang mengalami penurunan.

Namun, ia mengatakan, ruang ICU bagi pasien Covid-19 masih banyak keterisiannya.

Oleh karenanya, Abid meminta agar ruang perawatan tetap ada penambahan.

"Penambahan ketenagaan, mempertegas rujukan berjenjang, maksimalkan peran Puskemas perawatan untuk OTG dan ringan dan preventif promotif dan deteksi dini," ucapnya.

Abid berharap, pada tahun 2021, kemampuan anggaran program dan integritas data dapat menjadi prioritas pemerintah.

"Tentunya upaya-upaya itu harus menjadi satu upaya prioritas yang dilakukan oleh pemerintah," kata dia.

Baca juga: DIPECAT Demokrat, Jhoni Allen Marbun BLAK-BLAKAN, Siapa Pengkudeta Sebenarnya sampai Partai Dinasti

Baca juga: Mahasiswa Asal Bandung Curi Sepeda Gunung Seharga Rp 65 Juta di Tasikmalaya, Aksinya Kepergok CCTV

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "IDI: Gelombang Pertama Covid-19 Belum Berakhir".

Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved