Breaking News:

Fobia Jarum Suntik, Ipda Sandi Merengek-rengek saat Menjalani Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya

Anggota polisi menjabat Kanit Sabhara Polsek Cibeureum, Ipda Sandi Wardana, ini takut terhadap jarum suntik.

Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Ipda Sandi Wardana menutup wajah dengan sapu tangan sambil merengek-rengek saat menjalani vaksinasi, di Aspol Bojong Polresta Tasikmalaya, Senin (1/3) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Anggota polisi di Polsek Cibeureum, Polresta Tasikmalaya, merengek-rengek saat menjalani vaksinasi di Aspol Bojong, Kota Tasikmalaya, Senin (1/3/2021).

Rupanya, anggota polisi menjabat Kanit Sabhara Polsek Cibeureum, Ipda Sandi Wardana, ini takut jarum suntik.

Saat Sandi mendapat giliran, sebenarnya prosesi berjalan seperti biasa. Ia duduk di kursi yang telah disediakan.

Namun saat tenaga kesehatan (nakes) bhayangkari mempersiapkan vaksin berikut alat suntik, Sandi mulai gelisah.

Kegelisahan Sandi terlihat oleh nakes dan rekannya. Setelah mengetahui ia fobia jarum suntik, mereka pun berupaya membimbing dan menenangkan.

Sandi sempat berteriak-teriak Allahu Akbar. Kemudian menutupi wajahnya dengan sapu tangan.

Saat nakes mulai menyingsingkan lengan kausnya, tingkah Sandi mulai mengundang tawa nakes serta rekan-rekan seprofesinya.

Baca juga: Dikira Boneka Ternyata Mayat Pria Bertato, Mengambang di Bawah Jembatan Irigasi Karawang Barat

Rasa malunya kalah oleh rasa takut jarum suntik, sehingga ia bak anak kecil merengek-rengek saat memasuki proses penyuntikan.

Rengekannya pun tak berhenti ketika nakes berhasil menyuntikkan vaksin anti Covid-19 ke tubuhnya.

Ini mengundang nakes untuk mengerjainya. Yaitu menempelkan telunjuknya di lengan Sandi yang membuat Sandi terpekik.

Anggota polisi dan nakes pun tak bisa menahan tawa lepas melihat ulah Sandi seperti itu.

Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan, menyebutkan, Senin itu menjadi hari pertama anggota polisi menjalani vaksinasi.

Setiap hari ditarget sebanyak 60 anggota menjalani vaksin dan akan berlangsung selama seminggu.

"Mudah-mudahan berjalan lancar dan sesuai target," kata Doni.

Baca juga: Zona Patahan Menyebar di Indonesia, Potensi Tejadi Gempa, Ini yang Perlu Dilakukan untuk Mitigasi

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved