Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Ada Klaster Pesantren di Jatinangor, 14 Santri Positif Covid, Bermula dari Pembelajaran Tatap Muka

Adanya 14 santri yang positif Covid-19 itu bermula saat para santri tersebut mengikuti pembelajaran tatap muka pada 3 Februari 2021.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebanyak 14 santri di Pondok Pesantren Darul Fatwa, Dusun Jatiroke, RT 2/5, Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab test.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupten Sumedang, Iwa Kuswaeri, mengatakan, adanya 14 santri yang positif Covid-19 pada klaster pesantren itu bermula saat para santri tersebut mengikuti pembelajaran tatap muka pada 3 Februari 2021.

"Pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021 salah satu pengurus pesantren terkonfirmasi positif Covid-19 setelah pulang dinas dari Ciamis dan langsung menjalani perawatan RS Al Ikhsan," ujar Iwa saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Jumat (26/2/2021).

Kemudian, kata Iwa, sesuai arahan dari pihak pengelola Pesantren, sebanyak 32 santri di pondok pesantren itu langsung melakukan swab test di Labkesda Provinsi Jawa Barat pada 18 Februari 2021.

"Dari 32 santri tersebut, 18 santri dinyatakan negatif dan 14 santri lainnya terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.

Atas hal tersebut, kata Iwa, untuk 18 santri yang dinyatakan negatif, langsung diperbolehkan pulang dan dijemput oleh orang tuanya untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Iwa mengatakan, untuk 14 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 melaksanakan isolasi mandiri di lokasi pondok pesantren lantai 3 dan tidak boleh untuk melaksanakan aktifitas pembelajaran.

Baca juga: Sungai Cikoronjo Meluap Akibat Hujan Deras, 5 Desa di Majalengka Terendam Banjir

"Petugas Gugus Tugas Covid-19 pondok pesantren menjamin melaksanakan pengawasan dan perawatan bagi santri yang positif," kata Iwa.

Iwa juga memastikan, untuk sementara ini tidak ada lagi santri yang tinggal di pondok pesantren tersebut dan Satgas Covid 19 tingkat desa serta tingkat kecamatan akan melakukan pengawasan dan monitoring setiap hari.

"Ketua Gugus Tugas Pondok Pesantren Darul Fatwa diminta harus selalu berkoordinasi dengan forkopimcam dan memberikan laporan secara berkala setiap harinya," ucapnya.

Baca juga: Sungai Cimanuk Meluap Lagi, Pemukiman Warga di Indramayu pun Kembali Diterjang Banjir

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved