Terkuak Identitas Pria yang Ditembak Mati di Cinunuk Kota Bandung Tadi Malam
Pria yangnditembak mati anggota Satreskrim Polrestabes Bandung pada Rabu (24/2/2021) malam
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pria yang ditembak mati anggota Satreskrim Polrestabes Bandung di Cinunuk Kota Bandung pada Rabu (24/2/2021) malam, bernama Adininsinal alias Sinal (37), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
"Kemarin malam anggota Satreskrim Polrestabes Bandung terpaksa menindak tegas dan terukur, pria berinisial Ad (37), residivis dan target operasi Polda Jabar dan Polrestabes Bandung," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya di Jalan Merdeka, Kamis (25/2/2021).
Ia menerangkan, peristiwa tembak mati itu berawal saat anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan dalam rangka Operasi Jaran.
"Saat melintas Jalan Cipamokolan, anggota melihat Ad dan rekannya melintas menggunakan sepeda motor Beat dengan nomor polisi yang mencurigakan dan saat dicek ternyata palsu. Belum lagi, lubang kunci dalam keadaan rusak," ucap Ulung.
Baca juga: TERUNGKAP, Identitas Jasad Perempuan Terbungkus Plastik di Bogor, Ternyata Dia Siswi SMA Cibungbulan
Polisi berpakaian preman itu kemudian membuntuti Adininsinal hingga ke Jalan Cinunuk dan akhirnya meminta kedua pelaku berhenti dengan menunjukan identitas sebagai penyidik.
"Namun kedua pelaku ini tidak menghiraukan polisi malah berusaha melawan dan berusaha merebut senjata. Saat itu, di tengah terdesak, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur. Ad kemudian dievakuasi ke rumah sakit namun karena pendarahan banyak, Ad meninggal dunia," ucapnya.
Kemudian, pelaku lainnya melarikan diri dan dikejar anggota lainnya. Belakangan, pelaku yang melarikan diri ini bernama M Hakiki.
"Satu pelaku lainnya berhasil ditangkap dan identitasnya berinisial Mh alias Amat (24). Saat ini ditahan," kata dia.
Baca juga: Ini Dia Oknum Polisi Mabuk yang Tembak Anggota TNI dan 2 Warga, Kapolda Metro Jaya sampai Minta Maaf
Ulung menerangkan, kedua pelaku ini tidak punya tempat tinggal di Kota Bandung. Malah, selama di Kota Bandung, pelaku beraksi melakukan pencurian kendaraan bermotor di sejumlah tempat.
"Salah satunya pada 5 Februari 2021 dia beraksi mencuri motor di Jalan Karees Kulon. Ada beberapa laporan polisi yang kami terima," katanya.