Breaking News:

Video Viral Warga Kejar Begal di Cadas Pangeran Sumedang, Ternyata Begini Cerita Sebenarnya

Sebuah video yang menunjukan sejumlah pengendara mengejar begal di Jalan Cadas Pangeran, Desa Cijeruk

istimewa
Video Viral Warga Kejar Begal di Cadas Pangeran Sumedang, Ternyata Begini Cerita Sebenarnya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebuah video yang menunjukan sejumlah pengendara mengejar begal di Jalan Cadas Pangeran, Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/2/2022), malam.

Dalam video berdurasi 30 detik yang direkam pengendara di dalam mobil itu terlihat ada seseorang yang dikejar pengendara sambil berteriak begal.

Namun, anggota Polres Sumedang memastikan bahwa seseorang yang dikejar oleh sejumlah pengendara pada malam hari itu bukan begal.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasteyo Robbyanto, mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan bahwa kejadian itu bukan peristiwa pembegalan.

Baca juga: Mantan Pemain Liverpool Ngaku Mau Gabung Persib Bandung, Bos Persib Sebut Dia Cuma Pansos

"Jadi lebih ketersinggungan antara pengemudi kendaraan truk dengan warga Cijeruk Pamulihan," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (24/2/2022).

Menurut Eko, peristiwa itu berawal saat sebuah truk melaju dari arah Kota Bandung ke arah Cirebon, kemudian saat melintas di wilayah Cijeruk terjadi kesalahpahaman antara pengemudi truk dengan warga setempat.

Mereka, kata Eko, saling tatapan hingga terjadi ketersinggungan, akhirnya dilakukan pengejaran oleh warga Cijeruk terhadap truk di sepanjang jalur Cadas Pangeran.

"Karena dikejar oleh warga, kernet truk takut, lalu loncat keluar truk untuk menyelamatkan diri dari amarah amukan warga," kata Eko.

Eko mengatakan, kenek truk itu turun dari kendaraan dan melompat ke bawah tebing sekitar Jalan Cadas Pangeran. Namun Eko memastikan, bahwa kenek truk tersebut dalam keadaan sehat.

Baca juga: 18 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas Ciamis Pun Ditutup Selama 3 Hari

Untuk saat ini, pihaknya telah melakukan mediasi antara kenek truk dengan warga setempat, dan akhirnya berakhir damai secara kekeluargaan.

"Kami juga sudah memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan main hakim sendiri untuk menyelesaikan masalah," ucapnya.

Apalagi, lanjut Eko, terhadap pengemudi maupun kenek truk di jalur Cadas Pangeran yang notabene merupakan urat nadi perekononmian masyarakat.

"Ini bukan kasus pertama yang terjadi di wilayah Pamulihan, dimana sering terjadi main hakim sendiri, maka kami terjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan himbauan-himbauan kepada masyarakat tidak melakukan aksi persekusi atau main hakim sendiri," kata Eko.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved