Breaking News:

Kaget, Warga Cikadang Sukabumi Temukan Jari dan Rambut Putih Saat Sedang Gali Tanah

Salah satu warga Desa Cikadang Sukabumi kaget ketika menggali tanah menemukan tulang jari dan helaian rambut putih seperti uban

Istimewa
Galian yang digunakan untuk menguburkan korban pembunuhan di Cikidang, Sukabumi. Salah satu warga Desa Cikadang Sukabumi kaget ketika menggali tanah menemukan tulang jari dan helaian rambut putih seperti uban 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Dian (35) salah seorang warga yang menggali tanah tempat diduga korban pembunuhan di Kampung Cimapag RT 03 RW 07, Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengaku kaget bukan main.

Dirinya mengaku kaget saat menemukan tulang belulang korban, bahkan dia sempat loncat sekitar 1 meter.

"Kaget pas nemu tulang, loncat satu meteran," ujar Dian kepada wartawan di Mapolres Sukabumi, Sabtu (20/2/2021) dini hari.

Baca juga: Terdampak Pembangunan Waduk, Uang Ganti Rugi Dibeli Sawah Oleh Warga, Ada yang Kompak Beli Kendaraan

Saat pertama menggali, dia menemukan tulang bagian tangan korban dan beberapa helai rambut yang sudah berwarna putih seperti uban di kedalaman satu meter.

"Kan ditemukan tulang tangan, rambut yang sudah memutih, sempet kaget banget pas penggalian itu, kagetnya pas liat tulang itu, di kedalaman kurang lebih 1 meter, terus saya gali lagi karena penasaran gak ada lagi, mungkin sudah di pindahkan oleh terduga pelaku," katanya.

"Setelah itu saya langsung panggil pak Kades, saya kasihkan itu tulang-tulang, beberapa helai rambutnya. Yang ditemukan itu tulang-tulang seperti tulang jari, sama rambut. Setelah itu dimasukan kedalam plastik sama pak Kades di bawa ke RSUD Sekarwangi," jelasnya.

Dian menyebut penggalian dilakukan oleh empat orang warga, saat menemukan tulang-tulang itu ia mengaku percaya tidak percaya.

Baca juga: Begini Cara Benar Berlindung dari Gempa Bumi Jika Sedang Berada di Luar Bangunan

"Saat penggalian itu kan 4 orang, pas ditemukan tulang itu saya kaget, buset ko ada tulang-tulang kaya gini, apakah si korban Mbah Kasinem, kan rambutnya warna putih, nah di situ sudah ini curiga bukti-bukti tulang dan rambut ini mbah Kasinem, saya gali terus sampai kedalam 2 meter karena penasaran gak ada. Mungkin sama terduga pelaku sudah digali dan dipindahin ke tempat lain," terangnya.

Dian juga mengaku kenal dengan korban, karena semasa hidup korban selalu berkomunikasi dengannya.

"Saya kenal dengan Mbah Kasinem karena sering ngobrol, mampir ke rumah saya juga," katanya.

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi dugaan pembunuhan di kampung tersebut terhadap korban bernama Kasinem (65) yang baru saja tinggal di Desa Bumisari selama sekitar 4 tahun.

Baca juga: Pembakaran Sampah Terjadi di TPA Cibeureum Sumedang, Harusnya Tak Boleh Tapi Dibiarkan Saja

Sedangkan terduga pelaku berinisi P (30) adalah warga asli.

Dugaan kasus pembunuhan itu berawal dari hilangnya korban selama satu tahun.

Saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku pembunuhan tersebut.

"Masih dilakukan pemeriksaan," kata Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila, Sabtu (20/2/2021) dini hari.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved