Kamis, 23 April 2026

Banjir di Jakarta

Cipinang Melayu Sudah Diklaim Anies Baswedan Bebas Banjir, tapi Nyatanya Terendam Lagi

Banjir kembali menerjang Ibu Kota dan salah satu wilayah rawan banjir, yakni Cipinang Melayu, Jakarta Timur, turut terendam.

Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews.com
Petugas mengevakuasi warga yang terjebak banjir di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021). Akibat hujan lebat yang mengguyur Ibu Kota Jakarta sejak Jumat dini hari kawasan Cipinang Melayu kembali terendam banjir setinggi 2 meter. 

Air dari hulu kemudian ditampung di waduk dan dialirkan dengan volume yang terkendali.

Selain pengerukan waduk, Pemprov DKI juga menjalankan sejumlah program penanganan banjir seperti gerebek lumpur, pembersihan gorong-gorong, dan pembuatan sumur vertikal.

"Hari ini kita menyaksikan hasilnya," ucap Anies.

Genangan banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, pada Jumat (19/2/2021) siang.
Genangan banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, pada Jumat (19/2/2021) siang. (Kompas.com)

Namun, klaim keberhasilan ini pupus setelah banjir kembali menggenangi wilayah Cipinang Melayu pada Selasa (16/2/2021).

Daerah yang terendam banjir itu adalah RT 09 dan RT 11 di RW 02 serta RT 01 di RT 03.

Ketinggian air berkisar 20 sampai 80 sentimeter.

Salah seorang warga bernama Muchtar mengatakan, air mulai naik setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Ketinggian air bahkan sempat mencapai satu meter.

Baca juga: Purwakarta Siaga di Tengah Cuaca Ekstrem, Ini Wilayah yang Masuk Zona Merah Bencana Alam

Baca juga: Isi Chat Diduga antara Nissa Sabyan dengan Ayus Sabyan: Iya Dek, Semakin Cinta sama dek Nissa

Muhtar juga menyebutkan ada masalah pada drainase sehingga air tidak dapat mengalir dengan maksimal.

Akan tetapi, Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaeman mengatakan, titik banjir pada Selasa (16/2/2021) berbeda dengan lokasi banjir yang ditinjau Anies pada 9 Februari lalu.

Pada Selasa kemarin, wilayah yang terendam banjir adalah RW 02 dan RW 03 Kelurahan Cipinang Melayu.

Wilayah yang terbebas dari banjir dalam pernyataan Anies adalah RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu.

"Di Cipinang Melayu ada tiga titik banjirnya, pertama PHB Sulaeman, kedua aliran Kali Sunter, dan ketiga lintasan dari Tol Cikampek yang di ujung dekat Jatiwaringin," kata Agus.

Agus menjelaskan, dua RW, yakni RW 02 dan RW 03, masih terendam banjir ketika hujan deras karena berada di jalur saluran penghubung (PHB) Sulaeman.

Debit air di jalur PHB Sulaeman bergantung pada aliran dari Waduk Halim Perdanakusuma di kawasan Lanud Halim Pernadakusuma.

Sumber: Kompas
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved