Breaking News:

PPKM Berlaku Februari, Dana Desa Turun Maret, Desa di KBB Ini Terpaksa Utang Rp 3 Juta Buat PPKM

Anggaran dana desa 2021 yang belum kunjung turun, memaksa Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah

tribunjabar/wildan noviansah
PPKM Berlaku Februari, Dana Desa Turun Maret, Desa di KBB Ini Terpaksa Utang Rp 3 Juta Buat PPKM 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Anggaran dana desa 2021 yang belum kunjung turun, memaksa Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berutang sebesar Rp 3 Juta demi menjalankan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. 

Kepala Desa Mekarsari, Krisno Hadi mengatakan, yang menjadi problematika adalah anggaran dana desa baru akan turun bulan Maret nanti. 

"Yang jadi masalah adalah PPKM berlaku di bukan Februari, tapi anggaran turun itu di bulan Maret. Hal tersebut yang membuat desa lain keberatan dengan regulasi bupati yang memperbolehkan memakai dana desa dalam kegiatan PPKM ini," ucapnya saat diwawancarai, Sabtu (20/2/2021). 

Baca juga: Satu Keluarga Positif Covid-19 dan Isolasi Mandiri, Rumahnya Kebanjiran, Petugas Pakai APD Evakuasi

Kendati demikian, dengan semangat pengabdian ia bersama perangkat desa Mekarsari intens berkoordinasi terkait permasalahan yang ada. 

"Karena ini berupa pengabdian, kita tetap berlakukan PPKM bagaimanapun caranya. Dengan cara koordinasi secara intens dengan perangkat desa lainnya mulai dari RT, RW hingga karang Taruna," ujarnya.

Krisno mengatakan pihaknya sampai harus berutang terlebih dahulu untuk membeli kebutuhan penunjang program.

"Kita sampai berutang dulu sebesar Rp 3 Juta untuk membeli peralatan seperti masker dan hand sanitizer guna menunjang program PPKM ini," 

Ia berharap anggaran dana desa 2021 secepatnya turun agar PPKM bisa berjalan dengan maksimal dan hutang yang ada segera dilunasi.

"Masalah penganggaran semoga secepatnya turun agar utang kita segera dilunasi. Saya juga berharap PPKM skala mikro ini berjalan dengan maksimal," katanya.

Baca juga: Longsor Bikin Akses Masuk Objek Wisata Terasering Panyaweuyan jadi Satu, Padahal Dulu Tiga Jalur

Penulis: Wildan Noviansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved