Breaking News:

Operasi Yutisi, Petugas Gabungan Tindak 60 Pelanggar Prokes di Kawasan Objek Wisata Pangandaran

Petugas gabungan juga menindak sebanyak 60 orang yang pelanggar protokol kesehatan dengan teguran lisan dan sanksi fisik berupa push up.

Penulis: Padna
Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Petugas saat Operasi Yutisi Berlangsung di Kawasan Objek Wisata Pantai Pangandaran 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - 60 orang mendapat sanksi saat terjaring razia yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP Kabupaten Pangandaran, Kamis (18/02/2021).

Operasi yustisi yang dilaksanakan di Bunderan Ikan Marlin itu sesuai dengan instruksi Bupati No.1 Tahun 2021 tentang pengetatan wilayah guna mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana mengatakan, operasi yustisi ini dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan penerapan protokol kesehatan disalah satu titik keramaian di wilayah objek wisata Pantai Pangandaran.

"Dan ini tindak lanjut dari penerapan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2021 tentang pengetatan wilayah," ujar hendria kepada wartawan seusai Yutisi, Kamis (18/2/2021).

Kata Hendriana, mereka yang bertugas juga tidak hanya mengecek penerapan protokol kesehatan saja, tetapi juga menyampaikan imbauan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

"Semua itu dilakukan guna mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran virus corona khususnya di wilayah hukum Polres Ciamis," katanya.

Selama kegiatan, lanjut ia, petugas gabungan juga menindak sebanyak 60 orang yang pelanggar protokol kesehatan dengan teguran lisan dan sanksi fisik berupa push up.

Baca juga: Hujan Deras, Sepasang Petani Tersambar Petir Di Dalam Saung di Tengah Sawah, Suami Tewas di Tempat

"Sebanyak 20 orang dari mereka diberikan sanksi fisik dan sosial karena tidak membawa dan menggunakan masker, dan sisanya diberikan teguran lisan karena tidak menggunakan masker secara baik dan benar," ucapnya.

Hendria meminta, demi memutus rantai penyebaran Covid-19 kepada petugas yang bertugas untuk menyampaikan imbauan dan penertiban penerapan instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2021.

Supaya, selalu mempersiapkan untuk diri sendiri terlebih dahulu sebelum memberikan contoh kepada masyarakat.

Baca juga: 18 Tahun Derita Kanker Payudara, Yati Tak Punya Biaya Berobat, Ditolak RSUD, BPJS Tak Aktif-aktif

Baca juga: VIral Lucunya Warganet Salfok pada Kalung Hadiah dari Aldebaran di Ikatan CInta, Disebut Mirip Ini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved