Senin, 11 Mei 2026

Muncul 3 Gejala Baru Covid-19 Varian Afrika Selatan dan Brasil Terjadi di India, Ini yang Dirasakan

Di tengah langkah vaksinasi di lakukan sejumlah negara, kini muncul gejala baru dari varian baru Covid-19.

Tayang:
Editor: Hilda Rubiah
Pixabay
Muncul 3 Gejala Baru Covid-19 Varian Afrika Selatan dan Brasil Terjadi di India, Ini yang Dirasakan 

TRIBUNJABAR.ID - Di tengah langkah vaksinasi di lakukan sejumlah negara, kini muncul gejala baru dari varian baru Covid-19.

Tak hanya itu, varian baru virus corona tersebut selain diduga lebih menular, juga disebutkan lebih mematikan. 

Kali ini muncul gejala baru terjadi dalam kasus orang terjangkit Covid-19 di India.

Dilaporkan Times of India, setidaknya ada 4 orang yang telah dites dan hasilnya positif dengan varian Afrika Selatan (varian B1.351) dan satu orang dites positif dengan varian Brasil (varian B.1.1.28.1 atau P1).

Baca juga: Angka Positif Covid-19 di Jawa Barat Tinggi Lagi, Ridwan Kamil Ungkap Fakta Ini, Kota Cirebon Merah

Sementara itu, varian baru virus corona di Inggris disebutkan tetap menjadi yang paling mengancam sejauh ini, dengan tingkat infeksi dan kematian yang lebih tinggi. 

Namun, varian Afrika Selatan dan Brasil bisa setara dengan Inggris, sehingga memicu ketakutan. 

Sesuai laporan, ketiga varian tersebut membawa kode genetik (mutasi) yang sama, yaitu E484K, yang memungkinkannya menghindari pertahanan kekebalan dalam tubuh, sehingga memicu terjadinya infeksi. 

Pakar penyakit juga telah dapat mengamati bahwa kedua varian yang dimaksud, varian Afrika Selatan dan Brasil lebih menular daripada yang diperkirakan sebelumnya. 

Namun, tidak ada bukti bahwa mereka mampu menyebabkan penyakit atau kematian yang serius.

Lantas gejala apa saja yang bisa muncul dari adanya varian baru ini:

1. Nyeri otot dan tubuh 

nyeri sendi
Ilustrasi - nyeri otot (Tribun Medan)

Kondisi Myalgia ( nyeri otot) menjadi salah satu gejala yang banyak dibicarakan. 

Meskipun ini terkait dengan infeksi sedang atau berat, namun mereka yang didiagnosis positif dengan varian baru semakin sering melaporkan adanya nyeri otot sebagai gejala awal. 

Nyeri ini dapat muncul akibat adanya peradangan akut di tubuh atau reaksi abnormal oleh sistem kekebalan.

2. Kelelahan dan kelelahan kronis 

Kelelahan merupakan gejala umum yang dilaporkan, meskipun kelelahan juga dilaporkan pada gejala strain asli. 

Namun kondisi ini lebih sering dilaporkan pada strain dan mutasi yang lebih baru. 

Munculnya kelelahan kronis, disorientasi, malaise karena virus dapat muncul akibat demam tinggi maupun gejala lain yang muncul terkait Covid-19. Namun kelelahan juga bisa menjadi efek samping dari replikasi virus yang aktif dalam tubuh.

Baca juga: BREAKING NEWS, Mantan Istri Personel Peterpan dan The Titans Ditangkap Polisi karena Kasus Narkoba

Baca juga: Arya Saloka Versi Muda, Ghatfaan Rifki Finalis The Voice Disebut Mirip Mas Al, Bikin Isyana Kepincut

3. Batuk 

Batuk yang muncul terus-menerus disertai nyeri tenggorokan bisa menjadi penanda gejala varian baru. 

Gejala ini juga lebih sering muncul pada strain baru virus. 

Batuk, sakit teggorokan, kaku atau radang di tenggorokan kerapkali menjadi penanda bahwa virus berkembang biak dengan cepat di pernapasan.

ilustrasi etika batuk sebagai pencegahan virus corona
ilustrasi etika batuk sebagai pencegahan virus corona (Kolase Tribun Jabar/Pixabay.com)

4. Demam, kehilangan bau cenderung tidak dilaporkan 

Lebih dari 60 persen kasus pada varian baru dilaporkan tidak menunjukkan adanya hilang bau atau rasa. 

Sejumlah ahli menilai varian baru cenderung tidak menimbulkan masalah ini. 

Demam juga tidak muncul di semua kasus varian baru yang ditemukan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Gejala Varian Baru Covid-19 Afrika Selatan dan Brasil yang Muncul di India"

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved