Semua Gerak-gerik Nindy Ayunda Diawasi dan Direkam, Ternyata Ini yang Menyuruh, Masih Keluarga Suami

Prahara rumah tangga Nindy Ayunda belum selesai. Fakta demi fakta terungkap setelah Askara Parasady Harsono ditangkap polisi karena kasus narkoba.

Editor: Giri
Instagram @nindyparasadyharsono
Penyanyi Nindy Ayunda. Gerak-geriknya di rumah diawasi dan direkam orang suruhan keluarga suaminya. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Prahara rumah tangga Nindy Ayunda belum selesai. Fakta demi fakta terungkap setelah Askara Parasady Harsono ditangkap polisi karena kasus narkoba.

Penyanyi Nindy Ayunda yang menggugat cerai pun kian blak-blakan mengenai rumah tangganya.

Terbaru, dia mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Askara Parasady Harsono, suaminya.

Nindy Ayunda juga mengaku diselingkuhi suaminya.

Dua persoalan tersebut belum berakhir.

Nindy Ayunda di Komnas Perempuan Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).
Nindy Ayunda di Komnas Perempuan Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021). (Tribun/Bayu Indra)

Lia, pekerja yang bekerja di rumah Nindy Ayunda disebutkan mendapatkan tugas tambahan untuk 'mengawasi' gerak-gerik penyanyi pop Indonesia itu.

Baca juga: Bocorkan Hubungan dengan Asmara Afgan, Rossa: Jalani yang Sekarang Saja

Baca juga: Ahli Waris Pasien Covid-19 yang Meninggal Berhak Santunan Rp 15 Juta, Ini Syarat Pengajuannya

Lia disebutkan mendapatkan 'perintah' mengawasi Nindy Ayunda dari keluarga Askara Parasady Harsono.

Tudingan tersebut menguat setelah Nindy Ayunda menangkap basah Lia sedang merekam obrolannya dengan keluarganya, Kamis (11/2/2021).

"Saat itu saya mendapati suster saya merekam pembicaraan keluarga saya," kata Nindy Ayunda di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).

Ketika itu Nindy Ayunda sedang berbicara dengan ibu dan kakaknya.

Penyanyi Nindy Ayunda saat ditemui di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).
Penyanyi Nindy Ayunda saat ditemui di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021). (Tribun/Bayu Indra)

Lia mengaku diperintahkan keluarga Askara Parasady Harsono untuk merekam dan melaporkan semua kegiatan Nindy Ayunda selama berada di rumah.

Lia juga diminta mengambil surat dari brankas pribadi Nindy Ayunda.

"Lia ditugaskan memata-matai saya, merekam video saya, sampai disuruh mengambil surat berharga di brankas saya," ucap Nindy Ayunda.

Baca juga: Warga di Tuban Bondong-bondong Beli Mobil Baru Setelah Jadi Miliarder, Jarang yang Membuat Usaha

Lia kemudian minta maaf dan menjelaskan orang yang memerintahnya.

Lia mengaku diminta Kinta, adik kandung Askara Parasady Harsono, untuk melakukan tugas tambahan itu.

Sebelumnya, Nindy Ayunda dituding menyekap dan menculik sopir pribadinya.

Nindy Ayunda sampai dilaporkan istri sopir pribadinya ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Gempa Bumi Baru Saja Mengguncang Jayapura, BMKG Catat Tidak Akibatkan Tsunami

Bantah Menculik

Nindy Ayunda membantah tudingan menculik Sulaiman, sopir pribadinya.

Sulaiman sudah bekerja menjadi sopir di rumah Nindy Ayunda selama tujuh tahun.

Nindy Ayunda sudah mendengar informasi bahwa Rini Diana, istri Sulaiman, melaporkannya ke Polda Metro Jaya, Senin (15/2/2021).

Nindy Ayunda menunjukkan luka lebam akibat dugaan KDRT yang dilakukan Askara Parasady Harsono, suaminya, di Komnas Perempuan di Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).
Nindy Ayunda menunjukkan luka lebam akibat dugaan KDRT yang dilakukan Askara Parasady Harsono, suaminya, di Komnas Perempuan di Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021). (Tribun/Bayu Indra)

Nindy Ayunda dilaporkan karena dituding melakukan penculikan dan penyekapan Sulaiman.

"Saya dibilang menculik driver atau suster saya," kata Nindy Ayunda di rumahnya, kawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan, Senin.

Nindy Ayunda membantah tudingan menculik dan menyekap sopir pribadinya.

"Saya tidak melakukan itu. Yang saya tahu mereka melakukan hal yang tidak-tidak pada saya," ucap Nindy Ayunda.

Nindy Ayunda mengaku kaget ketika dituding menculik dan menyekap sopirnya.

Menurut Nindy Ayunda, sopirnya tinggal di kamar indekos milik ibunya.

Penyanyi Nindy Ayunda saat menghadiri sidang gugatan cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2021).
Penyanyi Nindy Ayunda saat menghadiri sidang gugatan cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2021). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Sopir saya ada di rumah ibu. Mamaku ada kos-kosan. Dia ada di situ, enggak ke mana-mana," jelas Nindy Ayunda.

Rini Diana, istri Sulaiman, mengatakan tudingan tersebut.

Menurut Rini Diana, Sulaiman sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah.

Khawatir

Rini Diana juga mengaku tidak mendapatkan kabar apa pun dari suaminya.

"Suami Rini Diana ini sudah tiga hari tidak pulang," kata Lisman Hasibuan, pengacara Rini Diana, di kantornya, kawasan Brawijaya Jakarta Selatan, Senin.

Tidak hanya itu. Selain tidak pulang ke rumah, Sulaiman juga disebutkan tidak bisa dihubungi.

"Karena ada kekhawatiran itu, ada dugaan suaminya disekap (Nindy Ayunda)," kata Lisman Hasibuan.

Rini Diana kemudian melaporkan tudingan penculikan suaminya tersebut ke Polda Metro Jaya.

Milano Lubis, pengacara lain Rini Diana, menyampaikan, sopir pribadi Nindy Ayunda tidak pulang setelah diduga ketahuan memata-matai Nindy Ayunda.

Bukan hanya psikotropika dan narkoba, polisi juga menangkap Askara Parasady Harsono, suami Nindy Ayunda, karena memiliki senjata api. Suami Nindy Ayunda saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/1/2021) siang.
Bukan hanya psikotropika dan narkoba, polisi juga menangkap Askara Parasady Harsono, suami Nindy Ayunda, karena memiliki senjata api. Suami Nindy Ayunda saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/1/2021) siang. (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

"Kecemasan ini karena suaminya yang bekerja dengan keluarga N diduga mengetahui atau memberi informasi ke keluarga pria," ujar Milano Lubis.

Sulaiman bercerita ke istrinya bahwa ketahuan memata-matai dan memberi informasi ke Askara Parasady Harsono, suami Nindy Ayunda.

Rini Diana khawatir dan ingin bertemu suaminya.

Di laporannya itu Rini Diana mengaku tidak ada niat apa pun, selain hanya ingin bertemu suaminya.

"Saya hanya ingin suami saya pulang setiap hari karena anaknya rindu," ucap Rini Diana.

Laporan ke Polda Metro Jaya itu dibuat Rini Diana karena hanya ingin Sulaiman kembali ke rumah.

Nindy Ayunda menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus narkoba suaminya di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (27/1/2021).
Nindy Ayunda menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus narkoba suaminya di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (27/1/2021). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Enggak ada niat apa-apa. Saya cuma ingin suami balik saja," katanya.

Saat ini Nindy Ayunda sedang berseteru dengan suaminya yang mendekam di tahanan polisi.

Nindy Ayunda melaporkan Askara Parasady Harsono atas tudingan melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga.

Nindy Ayunda bahkan menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Nindy Ayunda Tangkap Pekerja Rumah yang Dapat 'Tugas Tambahan' dari Keluarga Suami, Apa Tugasnya?, https://wartakota.tribunnews.com/2021/02/17/nindy-ayunda-tangkap-pekerja-rumah-yang-dapat-tugas-tambahan-dari-keluarga-suami-apa-tugasnya?page=all.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved