Semua Gerak-gerik Nindy Ayunda Diawasi dan Direkam, Ternyata Ini yang Menyuruh, Masih Keluarga Suami
Prahara rumah tangga Nindy Ayunda belum selesai. Fakta demi fakta terungkap setelah Askara Parasady Harsono ditangkap polisi karena kasus narkoba.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Prahara rumah tangga Nindy Ayunda belum selesai. Fakta demi fakta terungkap setelah Askara Parasady Harsono ditangkap polisi karena kasus narkoba.
Penyanyi Nindy Ayunda yang menggugat cerai pun kian blak-blakan mengenai rumah tangganya.
Terbaru, dia mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Askara Parasady Harsono, suaminya.
Nindy Ayunda juga mengaku diselingkuhi suaminya.
Dua persoalan tersebut belum berakhir.

Lia, pekerja yang bekerja di rumah Nindy Ayunda disebutkan mendapatkan tugas tambahan untuk 'mengawasi' gerak-gerik penyanyi pop Indonesia itu.
Baca juga: Bocorkan Hubungan dengan Asmara Afgan, Rossa: Jalani yang Sekarang Saja
Baca juga: Ahli Waris Pasien Covid-19 yang Meninggal Berhak Santunan Rp 15 Juta, Ini Syarat Pengajuannya
Lia disebutkan mendapatkan 'perintah' mengawasi Nindy Ayunda dari keluarga Askara Parasady Harsono.
Tudingan tersebut menguat setelah Nindy Ayunda menangkap basah Lia sedang merekam obrolannya dengan keluarganya, Kamis (11/2/2021).
"Saat itu saya mendapati suster saya merekam pembicaraan keluarga saya," kata Nindy Ayunda di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).
Ketika itu Nindy Ayunda sedang berbicara dengan ibu dan kakaknya.

Lia mengaku diperintahkan keluarga Askara Parasady Harsono untuk merekam dan melaporkan semua kegiatan Nindy Ayunda selama berada di rumah.
Lia juga diminta mengambil surat dari brankas pribadi Nindy Ayunda.
"Lia ditugaskan memata-matai saya, merekam video saya, sampai disuruh mengambil surat berharga di brankas saya," ucap Nindy Ayunda.
Baca juga: Warga di Tuban Bondong-bondong Beli Mobil Baru Setelah Jadi Miliarder, Jarang yang Membuat Usaha
Lia kemudian minta maaf dan menjelaskan orang yang memerintahnya.
Lia mengaku diminta Kinta, adik kandung Askara Parasady Harsono, untuk melakukan tugas tambahan itu.
Sebelumnya, Nindy Ayunda dituding menyekap dan menculik sopir pribadinya.
Nindy Ayunda sampai dilaporkan istri sopir pribadinya ke Polda Metro Jaya.
Baca juga: Gempa Bumi Baru Saja Mengguncang Jayapura, BMKG Catat Tidak Akibatkan Tsunami
Bantah Menculik
Nindy Ayunda membantah tudingan menculik Sulaiman, sopir pribadinya.
Sulaiman sudah bekerja menjadi sopir di rumah Nindy Ayunda selama tujuh tahun.
Nindy Ayunda sudah mendengar informasi bahwa Rini Diana, istri Sulaiman, melaporkannya ke Polda Metro Jaya, Senin (15/2/2021).

Nindy Ayunda dilaporkan karena dituding melakukan penculikan dan penyekapan Sulaiman.
"Saya dibilang menculik driver atau suster saya," kata Nindy Ayunda di rumahnya, kawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan, Senin.
Nindy Ayunda membantah tudingan menculik dan menyekap sopir pribadinya.
"Saya tidak melakukan itu. Yang saya tahu mereka melakukan hal yang tidak-tidak pada saya," ucap Nindy Ayunda.
Nindy Ayunda mengaku kaget ketika dituding menculik dan menyekap sopirnya.
Menurut Nindy Ayunda, sopirnya tinggal di kamar indekos milik ibunya.

"Sopir saya ada di rumah ibu. Mamaku ada kos-kosan. Dia ada di situ, enggak ke mana-mana," jelas Nindy Ayunda.
Rini Diana, istri Sulaiman, mengatakan tudingan tersebut.
Menurut Rini Diana, Sulaiman sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah.
Khawatir
Rini Diana juga mengaku tidak mendapatkan kabar apa pun dari suaminya.
"Suami Rini Diana ini sudah tiga hari tidak pulang," kata Lisman Hasibuan, pengacara Rini Diana, di kantornya, kawasan Brawijaya Jakarta Selatan, Senin.
Tidak hanya itu. Selain tidak pulang ke rumah, Sulaiman juga disebutkan tidak bisa dihubungi.
"Karena ada kekhawatiran itu, ada dugaan suaminya disekap (Nindy Ayunda)," kata Lisman Hasibuan.
Rini Diana kemudian melaporkan tudingan penculikan suaminya tersebut ke Polda Metro Jaya.
Milano Lubis, pengacara lain Rini Diana, menyampaikan, sopir pribadi Nindy Ayunda tidak pulang setelah diduga ketahuan memata-matai Nindy Ayunda.

"Kecemasan ini karena suaminya yang bekerja dengan keluarga N diduga mengetahui atau memberi informasi ke keluarga pria," ujar Milano Lubis.
Sulaiman bercerita ke istrinya bahwa ketahuan memata-matai dan memberi informasi ke Askara Parasady Harsono, suami Nindy Ayunda.
Rini Diana khawatir dan ingin bertemu suaminya.
Di laporannya itu Rini Diana mengaku tidak ada niat apa pun, selain hanya ingin bertemu suaminya.
"Saya hanya ingin suami saya pulang setiap hari karena anaknya rindu," ucap Rini Diana.
Laporan ke Polda Metro Jaya itu dibuat Rini Diana karena hanya ingin Sulaiman kembali ke rumah.

"Enggak ada niat apa-apa. Saya cuma ingin suami balik saja," katanya.
Saat ini Nindy Ayunda sedang berseteru dengan suaminya yang mendekam di tahanan polisi.
Nindy Ayunda melaporkan Askara Parasady Harsono atas tudingan melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga.
Nindy Ayunda bahkan menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. (*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Nindy Ayunda Tangkap Pekerja Rumah yang Dapat 'Tugas Tambahan' dari Keluarga Suami, Apa Tugasnya?, https://wartakota.tribunnews.com/2021/02/17/nindy-ayunda-tangkap-pekerja-rumah-yang-dapat-tugas-tambahan-dari-keluarga-suami-apa-tugasnya?page=all.