Warga Kampung Padi Dago Bandung yang Tenggelam di Pantai Cikaso Ditemukan Nelayan
Fakhri Rahmadiza Syafini meupakan warga Kompleks Kampung Padi, RT 007/RW 003, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Peristiwa tenggelamnya lima mahasiswa itu terjadi pada Jumat (12/2/2021) pukul 16.30 WIB.
"Kondisi di lapangan juga gelap gulita. Petugas sedang berusaha menyalakan genset di TKP untuk penerangan," kata Ketua PKPM Polsek Bungbulang, Ateng Supriatna, tadi malam.
Satu korban yang masih dalam pencarian bernama Fakhri Rahmadiza Syafini, asal domisili Kompleks Kampung Padi, RT 007/RW 003, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Empat di antaranya berhasil diselamatkan warga setempat.
Diketahui kelima pemuda tersebut sedang melakukan kemping kemudian berenang
Ibnu Salman Waldiansyah (20), satu dari empat korban yang tenggelam yang selamat menceritakan detik-detik dirinya dan temannya tenggelam.
Dia menceritakan, mereka bersama teman-temannya mulai berenang di tepi pantai setelah mendirikan tenda.
"Awalnya kita masih ditepi pantai, teman-teman yang lain makin ke tengah renangnya. Sementara saya masih di pinggir pantai," kata Ibnu saat diwawancarai Tribun via telpon, Jumat (12/02/2021) malam.
Ibnu menjelaskan, dia sempat pergi ke daratan untuk melihat barang-barang di tenda. Sebab, dia yang bertugas menjaga barang.
"Saya berenangnya di pinggir, tidak ke tengah, karena harus jaga barang-barang berharga di tenda," ucapnya.
Selesai memeriksa tenda, Ibnu kembali berenang lagi dengan tetap di pinggiran pantai.
"Pas saya renang lagi, teman-teman yang empat sudah berada lumayan jauh dari pantai, sudah keseret ke tengah," katanya.
Melihat teman-temannya terseret jauh, Ibnu langsung mengambil tali untuk menolong temannya, namun ombak terus menarik mereka ke tengah.
"Saya juga malah ikut terseret ke tengah. Kalau saya ikut ke tengah bakalan enggak bener," ucapnya.
Melihat kondisi tersebut Ibnu langsung berenang ke tepian dan lari ke arah Puncak Guha untuk meminta pertolongan warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/petugas-mengevakuasi-jenazah-fakhry-rahmadiza-syafni.jpg)