Breaking News:

Kabar Gembira, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi di Jabar Menurun, di Bawah Standar WHO

Kabar gembira, tingkat keterisian tempat tidur ruang isolasi Covic-19 di 308 rumah sakit (RS) di Jabar mengalami penurunan. 

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum membuka Peringatan Hari Bela Negara 2020 Tingkat Provinsi Jabar di Gedung Majestic, Kota Bandung, Senin (21/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabar gembira, tingkat keterisian tempat tidur ruang isolasi Covic-19 di 308 rumah sakit (RS) di Jabar mengalami penurunan. 

Per 14 Februari 2021, tingkat keterisian ruang isolasi atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit berada di angka 58,84 persen, sesuai standar rujukan WHO yakni BOR kurang dari 60 persen.

Hal itu pun menurun dari pekan sebelumnya yang berada di angka 63,38 persen.

"Alhamdulillah minggu ini hanya 58,84 persen. Tetapi ini pun belum sesuai yang diharapkan," kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar, melalui ponsel, Selasa (16/2/2021).

Perinciannya, per 14 Februari 2021, ruang isolasi hijau terisi 54,16 persen, ruang isolasi kuning terisi 66,36 persen, ruang isolasi merah terisi 61,98 persen, IGD terisi 60,42 persen, dan ICU terisi 26,00 persen.

Sementara BOR pusat isolasi se-Jabar adalah 50,20 persen, BOR Rumah Sakit Darurat Covid-19 Secapa AD sebesar 31,67 persen, RS Darurat Stadion Patriot Bekasi sebesar 26,79 persen, dan RS Lapangan Covid-19 Kota Bogor sebesar 85,71 persen.

Baca juga: Posisi Lucinta Luna di Hati Abash Sudah Digantikan Jeje? Ini yang Mereka Lakukan Saat Lucinta Bebas

Baca juga: Cerita Uya Kuya, Nangis Tiap Hari Saat Melawan Covid-19, Merasa Antara Hidup dan Mati

Dalam sepekan terakhir, Jabar pun menambah tempat tidur (TT) ruang isolasi sebanyak 1.286 TT sebagai antisipasi lonjakan kasus.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jabar pun terus berupaya meningkatkan angka pengetesan.

"Jabar sampai 14 Februari total sampling adalah 1.032.854 dari kurang lebih 50 juta penduduk," kata Uu.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved