Breaking News:

PPKM di Jawa Barat Dievaluasi, Dianggap Turunkan Angka Covid-19, Ini Bukti yang Disampaikan Emil

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dianggap sukses menurunkan penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.

Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dianggap sukses menurunkan penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.

Hal ini dibuktikan dengan semakin menurunnya kasus positif Covid-19 dan penurunan keterisian rumah sakit di Jawa Barat.

"PPKM secara umum berhasil ya, per hari ini itu keterisian rumah sakit alhamdulillah sudah di bawah standar PBB, yaitu sudah 58 persen. Dulu sempat 80 persen di awal tahun, kemudian turun oleh PPKM. Standar kritis nasional yang 70 persen juga dilewati, standar kritis WHO (60 persen) sudah dilewati," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang akrab di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (15/2/2021).

Tingkat kedisiplinan memakai masker dan jaga jarak, katanya, masih konsisten di angka 80-an persen.

Tingkat kematian akibat Covid-19 juga konsisten rendah.

Mengenai angka kasus, dari awalnya terdapat 31 ribuan kasus positif aktif Covid-19 di awal 2021 di Jabar, kini bersisa 25.339 pasien yang masih dirawat.

Baca juga: Gisel Belum Bisa Membayangkan Jalan Hari-hari di Penjara: Saya Berdoa Saja

Baca juga: Gembok dan Cabut Pentil Tidak Efektif, Ini Kelebihan Sanksi Derek yang Dianggap Bisa Beri Efek Jera

Di sisi lain, pelaporan kasus baru Covid-19 kini kian bersih dari data-data kasus yang telat dilaporkan.

Sama seperti penurunan penambahan kasus nasional, angka penambahan kasus Covid-19 di Jabar pun terus menurun sampai di bawah seribuan kasus per hari.

"Jadi sebenarnya sudah membaik dan alhamdulillah kasus-kasus yang dobel-dobel dengan kasus masa lalu juga sudah membaik. Masih ada tapi sudah berkurang, sehingga tidak semengagetkan seperti yang awal-awal di Januari 2021," katanya.

Dengan berbagai indikator yang semakin membaik ini, kata Emil, pihaknya akan mengevaluasi PPKM di Jawa Barat.

Bahkan, akan dilakukan pelonggaran PPKM.

Baca juga: TERNYATA, Masih Ada Orang Tak Percaya Covid-19 Itu Nyata, Tim Velox BIN Gelar Sosialisasi Prokes

"PPKM kita akan evaluasi, kelihatannya dengan statistik yang membaik, mudah-mudahan kita bisa ada pelonggaran dengan cara tetap produktif, tapi tetap dengan 5M," katanya. (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved