Guru SD di Sumedang Diminta Meningkatkan Kualitas dan Kompetensi Selama Pandemi Covid-19
Pemerintah Kabupaten Sumedang meminta guru SD di Kabupaten Sumedang untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi selama masa pandemi Covid-19.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang meminta guru SD di Kabupaten Sumedang untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi selama masa pandemi Covid-19.
Untuk itu Pemkab Sumedang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi Guru SD se-Kabupaten Sumedang.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, kegiatan Dikalat TIK bagi guru SD ini tujuannya memang untuk meningkatkan kualitas para guru.
"Peran guru sangatlah penting dalam menguasai dan memanfatkan TIK untuk pembelajaran, termasuk dalam memetakan para peserta didik," ujarnya saat pembukaan Diklat TIK di Gedung KGS Sumedang, Senin (15/2/2021).
Atas hal tersebut, Dony juga berharap PGRI dapat melaksanakan program dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan kualitas guru.
"Dengan dilaksanakannya Diklat TIK ini, diharapkan menjadi salah satu solusi dari pembelajaran tanpa bertatap muka," kata Dony.
Ia mengatakan, kegiatan Diklat TIK tersebut berangkat dari masalah Indeks Kompetensi Guru SD di Sumedang masih rendah.
Baca juga: Tragedi Keluarga, Hanya Karena Masakan Asin, Anak Bacok Ayahnya Hingga Tewas, Begini Kronologisnya
"Saya harap para guru di Kabupaten Sumedang bisa terus konsisten dalam meningkatkan kualitas diri. Karena salah satu ciri guru yang berkualitas yaitu berkemampuan tinggi dan memiliki potensi tertentu untuk membimbing para muridnya," ucapnya.
Ketua panitia Diklat, Affendi mengatakan, Diklat ini juga tujuannya untuk meningkatkan penguatan eksistensi guru di masa pandemi Covid-19.
Selain itu, kata dia, diklat ini juga dilaksanakan dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah Kabupaten Sumedang.
"Adapun sasaran kegiatan ini adalah para guru SD yang diharapkan membantu dalam penerapan TIK dan pengembangan di PGRI cabang masing-masing," kata Affandi.
Baca juga: Pembunuh Janda Subang yang Ditemukan Tewas di Bali Sudah Ditangkap, Keluarga Masih Bungkam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pembukaan-diklat-tik-bagi-para-guru-sd-di-sumedang.jpg)