Breaking News:

Virus Corona di Jabar

3.000 Nakes di Karawang Belum Divaksin Covid-19, Sudah Dijadwalkan tetapi Tidak Datang

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Nanik Djojana, mengaku belum mengatahui pasti ribuan nakes tersebut belum mendapatkan vaksinasi.

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
ILUSTRASI - Seorang tenaga kesehatan di RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi saat disuntik vaksin Covid-19. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - sekitar 3.000-an tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Karawang Karawang, Jawa Barat masih belum untuk dilakukan vaksinasi Covid-19. Mereka diduga memilih tidak hadir untuk di vaksin kendati pemerintah telah menjadwalkan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Nanik Djojana, mengaku belum mengatahui pasti ribuan nakes tersebut belum mendapatkan vaksinasi. Padahal pemerintah telah menjadwalkan dan mensosialisasikan untuk segera dilakukan vaksinasi kepada nakes.

"Saya juga belum tahu. Mungkin saja mereka belum mau karena kondisi kesehatan mereka yang tidak memungkinkan untuk di vaksin. Sehingga mereka menunda dulu," kata Nanik saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (15/2/2021).

Nanik sendiri mengaku tidak akan memberikan warning atau sanksi kepada nakes yang tidak mau untuk divaksinasi.

"Tidak ada, itu kesadaran dia sendiri. Padahal sudah kita daftar dan jadwalkan tetapi enggak datang," katanya.

Nanik mengungkapkan, Karawang mendapatkan kouta sekitar 19.600 vial vaksin Covid-19. Belasan ribu vaksin tersebut akan digunakan untuk kurang lebih 11 ribu tenaga kesehatan yang terdaftar. Akan tetapi, baru sekitar 8.200 yang menerima vaksin.

"Kalau dikali dua berarti sekitar 16.400 dosis vaksin. Jadi mencukupi," katanya.

Baca juga: Cerita Enjang, Sopir Avanza yang Tersesat di Hutan Gunung Putri, Sebut Perjalanan Horor

Sejauh ini ada sejumlah rumah sakit yanh sudah 100 persen nakesnya telah mendapatkan vaksin Covid-19.

"Tetapi ada juga yang baru 70 persen," kata dia.

Vaksin Covid-19 di Karawang pun tidak mengalami kendala. Bahkan secara baik masih digunakan untuk vaksinasi.

"Enggak ada yang rusak juga. Kondisi vaksin di kita masih tersimpan dengan baik," ujarnya.

Baca juga: Tidak Hanya Saham, Ini 3 Produk Pasar Modal Syariah Yang Bisa Jadi Pilihan Bagi Milenial

Baca juga: Preview Indonesian Idol Top 9 Malam Ini 15 Februari, 9 Kontestan Ini Bawakan Lagu Bertema Superband

Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved