Penjelasan Medis Mengenai Perempuan di Cianjur yang Melahirkan tanpa Merasa Hamil

Sementara itu, Bidan desa Riska Setiani mengatakan, ibu yang melahirkan setelah merasakan hamil satu jam tersebut diketahui berinisial SZ.

Editor: Ravianto
Istimewa
Siti Jainah, ibu yang melahirkan bayi tanpa merasa hamil sebelumnya. Warga Cianjur pun heboh. 

TRIBUNJABAR.ID - Kabar menghebohkan dari Cianjur, Jawa Barat.

Seorang janda bernama Siti Jainah mengaku melahirkan bayinya tanpa hamil.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Irvan Nur Fauzi angkat bicara menanggapi kasus ibu muda yang melahirkan bayi meski baru merasakan hamil satu jam itu.

Menurutnya, kasus itu disebut sebagai cryptic pregnancy atau kehamilan samar.

Adapun penyebabnya dikarenakan dua faktor, yaitu psikis dan fisik dari ibu yang bersangkutan.

“Mengapa itu bisa terjadi. Penyebabnya dua hal, faktor fisik atau faktor psikis. Bisa salah satu di antaranya atau bisa keduanya,” kata Irvan kepada Kompas.com via telepon seluler, Minggu (14/2/2021).

Sementara itu, Bidan desa Riska Setiani mengatakan, ibu yang melahirkan setelah merasakan hamil satu jam tersebut diketahui berinisial SZ.

Seorang ibu muda warga Kampung Gabungan, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Cianjur tersebut awalnya mengeluhkan perutnya sakit.

Tetangga melihat bayi yang baru lahir di Kampung Gabungan RT 02/02, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Bayi itu lahir dari seorang ibu yang tak merasa mengandung. (Istimewa)
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata diketahui sedang hamil dan sudah waktu melahirkan.

"Kondisinya pun sudah waktunya melahirkan," kata Riska kepada wartawan.

meski kasus itu baru pertama kali terjadi di daerahnya, namun, ia mengatakan kasus tersebut merupakan hal wajar terjadi dalam dunia medis.

Adapun istilahnya disebut sebagai kehamilan samar.

"Secara medis memang ada kasus kehamilan yang tidak disadari," kata Riska.

Pengakuan sang ibu

SZ sendiri awalnya mengaku terkejut dengan kelahiran anak keduanya tersebut.

Sebab, sebelumnya ia tidak merasakan sedang mengandung seperti wanita hamil pada umumnya.

“Kemarin itu saya sedang selonjoran di rumah, tiba-tiba seperti ada angin yang masuk ke perut dan sakit. Perut terasa kembung,” kata SZ saat dikonfirmasi, Sabtu (13/2/2021).

Proses kelahiran anak keduanya itu juga terbilang singkat. Sebab, setelah merasakan sakit perut, sejam kemudian melahirkan secara normal di puskesmas.

Adapun bayi yang dilahirkannya itu diketahui berjenis kelamin perempuan dengan berat 2,9 kilogram.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved