Tragis, Saat Sedang Tidur, Kakek Nenek Diserang, Rumah Dibakar, Dianggap Dukun Santet, Satu Tewas

Pasangan kakek nenek diserang sekelompok orang dan rumahnya dibakar hanya karena dianggap dukun santet

Editor: Siti Fatimah
Kompas
Ilustrasi - Pasangan kakek nenek diserang sekelompok orang dan rumahnya dibakar hanya karena dianggap dukun santet. Akibat kejadian tersebut, sang nenek tewas karena luka parah. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nasib tragis dialami sepasang lansia di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kakek dan nenek ini harus mengalami luka parah akibat serangan sekelompok orang.

Sepasang suami istri yang sudah tua ini saat itu tengah tidur nyenyak di rumahnya ketika tiba-tiba datang sekelompok orang dan langsung menyerang keduanya.

Tidak hanya itu, rumah kakek nenek ini juga dibakar.

Baca juga: Berteman di Grup Whatsapp, Saling Ejek, Dua Debt Collector Duel di Stadion, Satu Orang Tewas

Alasan sekelompok orang yang melakukan penyerangan ini karena kakek nenek ini dituduh sebagai tukang santet.

Malang nasih sang nenek, akibat luka yang parah, ia tewas usai mendapat perawatam

Dilansir dari Kompas.Com, saat sedang tidur, tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal mendatangi rumah AL (65) dan (P).

Mereka kemudian melempari rumah sepasang suami istri lanjut usia (lansia) itu dengan batu.

Massa makin beringas.

Rumah tersebut dibakar. AL dan P segera menyelamatkan diri.

Namun, nahas.

Bukannya selamat, justru tubuh mereka terkena bacokan orang-orang itu.

Baca juga: Baru Hari Pertama Libur Panjang Imlek, 22 Orang di Daerah Ini Terkonfirmasi Positif Covid-19,

"Saat kedua korban turun dari rumah langsung dibacok, sehingga korban berteriak minta tolong.

Untung anaknya terbangun dan langsung menyelamatkan kedua orangtuanya," kata Kepala Subagian Humas Polres Bima Kota, Iptu Ridwan.

Ia menerangkan peristiwa itu terjadi di Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (10/2/2021), sekitar pukul 02.00 WITA.

AL dan P diamuk massa karena dianggap berprofesi sebagai dukun santet.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved