Kelompok Kriminal Bersenjata Kian Sadis di Intan Jaya, Bupati Pun Ketakutan dan Memilih Mengungsi
Tindakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua semakin merajalela. Mereka bahkan semakin nekat dan sadis.
TRIBUNJABAR.ID, PAPUA - Tindakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua semakin merajalela.
Mereka bahkan semakin nekat dan sadis.
Seorang warga ditembak mukanya di depan sang istri tanpa sebab yang jelas.
Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, mengaku tak lagi tenang bekerja karena ancaman bahkan ditembaki kelompok KKB.
Seorang anggota KKB menembak warga sipil di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Senin (8/2/2021).

Meski selamat, korban berinisial RNR (32) tersebut mengalami luka tembak cukup parah di bagian wajahnya.
Insiden penembakan tersebut membuat istri RNR berteriak histeris dan meminta pertolongan warga.
• Pasutri Buka Layanan Hubungan Dewasa Bertiga di Palembang, Tarif Long Time Rp 1,5 Juta
• Satpam PPN Pelabuhanratu Viral di Medsos, Langgar Aturan Seusai Larang Pengunjung Parkir Sembarangan
Bermula mengaku jual minyak tanah
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, mengemukakan, anggota KKB yang menjadi pelaku penembakan mulanya mengaku akan menjual minyak tanah.
Pelaku tersebut mendatangi rumah korban sekitar pukul 17.30 WIT.
Kepada RNR, pelaku menyampaikan ingin menjual minyak tanahnya.
RNR kemudian memanggil istrinya yang berinisial M (26).
Saat M tiba, pelaku mengatakan meminjam jeriken M karena tak membawa jeriken minyak tanah.
Tak disangka, ketika M hendak membalikkan badan mengambil jeriken, pelaku menodongkan senjata dan menembak wajah RNR dengan senjata api laras pendek.
Pelaku kabur, korban luka parah di wajah