Breaking News:

60 Persen Nakes Jabar Sudah Divaksin, Selanjutnya PNS dan Para Pedagang di Pasar

Selanjutnya, vaksinasi akan menyasar para petugas pelayanan publik seperti PNS, TNI, Polri, dan para pelaku ekonomi seperti para pedagang di pasar.

Istimewa/ Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyemangati pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan di RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021). Gubernur mengatakan, vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan di Jawa Barat sudah di atas 60 persen dan selanjutnyaakan menyasar para petugas pelayanan publik seperti PNS, TNI, Polri, dan para pelaku ekonomi seperti para pedagang di pasar. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan di Jawa Barat sudah di atas 60 persen.

Pada tahap selanjutnya, vaksinasi akan menyasar para petugas pelayanan publik seperti PNS, TNI, Polri, dan para pelaku ekonomi seperti para pedagang di pasar.

Cakupan vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Jawa Barat menunjukkan kinerja baik di delapan daerah.

Masih Pelajar, FItra Adi WIbowo Sudah 60 Kali Bantu Pemakaman Pasien Covid, Kini Dapat Penghargaan

Gubernur: Jabar Tak Akan Pakai Data Covid Pusat, Desa Zona Merah Dapat Bantuan Sembako

Paling tinggi Kota Bandung sudah 97,9 persen, disusul Kota Cimahi 84 persen, Kota Depok 73,1 persen, Kabupaten Bandung 67,4 persen, Kabupaten Indramayu 65,4 persen, Kota Bekasi 63,7 persen, Kota Bogor 61,8 persen, dan Kabupaten Ciamis 61,8 persen.

Sementara itu, 19 daerah cakupan vaksinasinya masih di bawah 60 persen dan masih terus digenjot.

Hingga saat ini jumlah nakes yang telah divaksin di Jabar ada 115.876 orang (60,4 persen) untuk dosis pertama, dan dosis kedua 15.973 orang (8,3 persen). Total akes yang jadi sasaran 191.746 orang.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan vaksinasi untuk tenaga kesehatan akan selesai seluruhnya dalam tujuh hari mendatang.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, minggu ketiga Februari 2021 vaksin akan mulai diberikan kepada profesi nonnakes dan masyarakat umum.

"Kami harapkan dalam tujuh hari ke depan daerah-daerah yang di bawah persentase 60 persen untuk meningkatkan proses vaksinasi lebih cepat. Karena arahan presiden minggu ketiga bulan Februari profesi nonnakes dan masyarakat umum di antaranya pedagang di pasar sudah akan disuntik vaksin dosis pertama," kata Kang Emil di Gedung Pakuan, Selasa (9/2).

Pada lini pemulihan ekonomi, angka pertumbuhan ekonomi Jabar terus membaik walaupun masih di angka minus, tetapi masih lebih baik dari angka rata-rata nasional. Karenanya dengan vaksinasi, pergerakan ekonomi diharapkan terus membaik

"Per akhir tahun 2020 angkanya lebih baik dari provinsi lainnya dan lebih tinggi dari rata-rata nasional," katanya

Dengan berjalannya vaksinasi, Gubernur optimistis pada 2021 perekonomian Jabar akan terus tumbuh.

Terlebih saat ini 13 kota atau kabupaten di Jabar kini sudah membentuk komite pemulihan ekonomi daerah.

"Mudah-mudahan tahun ini semua membaik salah satunya kita membentuk komite pemulihan ekonomi daerah, 13 daerah sudah terbentuk dan 14 lainnya akan dipercepat," ucapnya. (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved