Minggu, 19 April 2026

1.055 Orang Ikut Rapid Test Antigen di Gedong Balerame Soreang, Termasuk Bupati Dadang M Naser

Pemkab Bandung menggelar rapid test antigen massal di Gedong Balerame Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (2/2/2021).

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Bupati Bandung, Dadang M Naser, menjalani rapid test antigen di Gedong Balerame Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (2/2/2021). 

Laporan Wratwan Tribunjabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkab Bandung menggelar rapid test antigen massal di Gedong Balerame Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (2/2/2021).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung, Dadang M Naser, juga turut mengikuti rapid test antigen. Hasilnya negatif.

Menurut Dadang, hal tersebut dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid, yaitu untuk mengetahui seseorang itu OTG (orang tanpa gejala) atau tidak. 

"Sekarang kelihatan orang sehat tapi dalam dirinya justru terdapat virus. Saya juga coba dites untuk mengetahui positif atau negatif," ujar Dadang setelah di-rapid test antigen.

Dadang mengungkapkan, sebanyak 1.055 orang menjalani rapid test antigen.

"Saya ingin 10 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Bandung (d-rapid test antigen)," kata dia. 

Dadang mengatakan, upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, selain dengan rapid test antigen, pihaknya juga terus melakukan vaksinasi.

Satpol PP Belum Bisa Bongkar Semua KJA di Waduk Jatigede Sumedang, Harus Hati-hati karena Hal Ini

Mau Berikan Hadiah Saat Valentine untuk Orang Tersayang? Coba Cek Tiga Perhiasan Ini

"Vaksin tetap berjalan, tapi kan vaksin ada persyaratan yang ketat (tidak semua bisa divaksin)," ucap dia.

Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Bandung, Grace Mediana, mengatakan, pihaknya, mengadakan rapid test antigen secara masif untuk tenaga pelayanan publik.

"Sebab mereka adalah salah satu yang berisiko," kata Grace.

Grace mengatakan, pihaknya mencari 50-60 persen masyarakat Kabupaten Bandung yang OTG.

"Salah satu cara untuk memutus mata rantai (penularan Covid) kami melakukan testing ini. Alhamdulillah kami melakukan kurang lebih ada 1.055 yang terdaftar untuk mengikuti tes masif antigen hari ini," ujar dia.

Nanti, kata Grace, pihaknya akan menjadwalkan rapid test antigen masal lagi karena instruksi dari pemerintah pusat, tempat-tempat yang mempunyai risiko penularan Covid-19 harus dicari.

Rachel Vennya Gugat Cerai, Bocor ke Publik Gara-gara Sempat Salah Pakai Akun untuk Unggah Quotes

Bos Persib Beri Bocoran soal Klausul Peminjaman Castillion, Persib Tak Dapat Apa-apa Kecuali Ini

"Di antaranya pasar, mal, dan terminal. Nanti akan didiskusikan tempat mana lagi yang akan disasar tes masif antigen. Pada hari ini kurang lebih ada 16 instansi pelayanan publik yang mengikuti tes masif ini, sebanyak 1.055 peserta," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved