Pertanian
VIDEO-Pupuk Organik Sejenis Briket Kompos jadi Solusi Para Petani di Pangandaran
Pupuk merupakan kebutuhan pokok bagi para petani untuk menyuburkan padi.Namun, ketergantungan para petani dalam menggunakan pupuk kimia...
Penulis: Padna | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pupuk merupakan kebutuhan pokok bagi para petani untuk menyuburkan padi.
Namun, ketergantungan para petani dalam menggunakan pupuk kimia semakin lama kian tinggi.
Padahal jika secara terus menerus menggunakan pupuk kimia tersebut, akan berdampak buruk kepada kesuburan tanah.
Makanya untuk mengantisipasi hal tersebut, harus ada inovasi baru untuk memecahkan persoalan yang berdampak negatif bagi para petani.
Inovasi pemanfaatan limbah di sekitar lingkungan masyarakat, adalah solusi utama untuk diolah menjadi pupuk organik.
Para petani sendiri harus berinovatif untuk memanfaatkan limbah tersebut.
Pupuk organik khusus untuk pemupukan padi dan dapat digunakan ketika banjir yaitu pupuk briket kompos.
Cara membuatnya juga cukup mudah, hanya saja dibutuhkan keuletan yang sabar dan ada kemauan untuk belajar.
Karena masyarakat petani mana saja, bisa membuat pupuk briket kompos ini.
Dalam membuat pupuk briket kompos yaitu, pertama siapkan aram sekam bakar sekitar 20%, selanjutnya siapkan kompos jerami yang sudah di iris sekitar 40%, ditambah pupuk dolomit 10 %, guano 20 %, dan NPK 10%.
Setelah itu, campurkan sampai merata kemudian lakukan pemadatan, dan tunggu butiran briket kompos sampai kering.
Jika sudah jadi, tanamkan pupuk dengan perbandingan 4 berbanding 1. Yang artinya 4 rumpun padi, kita tanamkan ditengah-tengah rumpun padi 1 butir briket kompos.
Menurut Projek Manajer JAMTANI (Jaringan Masyarakat Tani Indonesia) Nasional, H Kustiwa Adinata mengatakan, munculnya pupuk sejenis briket kompos karena melihat banyak permasalahan yang dihadapi oleh Petani.