Selasa, 5 Mei 2026

Minat Disunat Meningkat 3 Kali Lipat Saat Pandemi Covid-19, Gara-gara Anak Ridwan Kamil

Dampak pandemi Covid-19 membuat minat anak untuk dikhitan alias disunat meningkat hingga 3 kali lipat

Tayang:
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Ichsan
tribunjabar/putri puspita
Minat Disunat Meningkat 3 Kali Lipat Saat Pandemi Covid-19, Gara-gara Anak Ridwan Kamil 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dampak pandemi Covid-19 membuat minat anak untuk dikhitan alias disunat meningkat hingga 3 kali lipat di Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Metode pembelajaran yang dilakukan secara daring membuat orangtua memanfaatkan waktu ini untuk khitan anak-anaknya.

Hal ini diungkapkan oleh Chief Executive Officer KMC, Agung Kurniawan yang menyebutkan kenaikan minat khitan ini membeludak semenjak Agustus 2020.

"Biasanya banyak yang khitan ini saat libur sekolah dengan jumlah 300 pasien. Namun saat ini naik hingga 400-500 pasien," ujar Agung saat ditemui di KMC, Jalan Cikutra No 115 E, Kota Bandung, Minggu (24/1/2021).

Baca juga: Kasus SPPD Fiktik di DPRD Subang, Apakah Anggota Dewan Bakal Diperiksa? Begini Kata Kajari

Minat Disunat Meningkat 3 Kali Lipat Saat Pandemi Covid-19, Gara-gara Anak Ridwan Kamil b
Minat Disunat Meningkat 3 Kali Lipat Saat Pandemi Covid-19, Gara-gara Anak Ridwan Kamil b (tribunjabar/putri puspita)

Agung mengatakan meskipun kini sekolah tidak libur, setiap bulannya pasien yang melakukan khitan terus menerus meningkat.

Selain memasuki musim libur, kenaikan pasien juga diakibatkan oleh anak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan khitan di KMC.

"Semenjak anak kang Emil, Arkana khitan disini dan beliau juga posting, pasien jadi semakin ramai," ujarnya.

Untuk memberikan pelayanan yang nyaman, KMC pun kini membuat ruangannya menjadi minimalis dengan tema anak-anak.

Tak bisa dipungkiri, kata Agung banyak anak-anak yang takut saat disunat. Oleh karena itu untuk menghilangkan rasa tegang tersebut, KMC mennghadirkan konsep terbaru.

Area menunggu dibuat nyaman dengan adanya rumput plastik di area bermain anak dan ruangannya pun lebih luas.

Baca juga: Ceceran Tanah Merah di Jalan Purwakarta-Sukatani Bahayakan Pengendera, Satpol PP Siap Tindak

"Konsepnya memang setengah kafe dan disulap jadi area foto dan bermain sehingga orang tua dan anak leluasa untuk bermain," ujarnya.

Ruang tunggu yang ada di lantai 2 ini tampak begitu nyaman dengan adanya mural sejak di area tangga.

Spot ini juga menjadi favorit sebagai area instagramable sehingga kesan klinik yang seram dan tegang hilang.

Menariknya mural di bagian kiri dan kanan pun menemani perjalanan orang tua dan anak saat menuju ruang tindakan.

Baca juga: Semarak Indosiar, Malam Ini Konser Begadang Bareng Rhoma Irama Digelar, Ini Link Streaming-nya

Adanya keunikan ini memberikan kesan ruangan tindakan bukan sebagai instalasi kesehatan, melainkan tempat bermain anak.

Tidak hanya mural, pada bagian pintu tindakan terdapat geometrical annimal yang menggemaskan sehingga memberikan kesan sebagai ruang bermain.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved