Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Kota Bandung Ikut Pusat Perpanjang PSBB Sampai 8 Februari 2021

Wali Kota Bandung Oded M Danial menggelar rapat terbatas (ratas) secara virtual dihadiri forum komunikasi

Penulis: Tiah SM | Editor: Ichsan
humas pemkot
Wali Kota Bandung Oded M Danial 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Oded M Danial menggelar rapat terbatas (ratas) secara virtual dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Jumat (22/1).

Oded memaparkan hasil ratas, Kota Bandung ikut pemerintah pusat memperpanjang PSBB Jawa Bali.

Oded mengatakan data Satgas Penanganan Covid 19 Kota Bandung per tanggal 11 Januari 2021 dan 21 Januari 2021,Kota Bandung masih dalam zona risiko sedang.

"Total konfirmasi kasus di Kota Bandung sebanyak  7.654 (bertambah 1.324 kasus) serta terjadi penambahan kasus positif aktif dengan total temuan sebesar 1.638 kasus (bertambah 931 kasus), " ujar Oded di Pendopo, Jumat (22/1). 

Baca juga: Takut Kena Longsor Lagi, Warga SBG Tolak Direlokasi ke Tegalmanggung, Pilih Relokasi ke Perumahan

Menurut Oded,  kenaikan kasus positif aktif ini dikarenakan peningkatan temuan hasil tracing.

Sedangkan angka kesembuhan di Kota Bandung meningkat sebanyak 384 (total 5.848 pasien sembuh) dengan presentasi sebesar 76.40%.

Menurut, Oded terjadi penambahan sebanyak 9 kasus kematian di Kota Bandung akibat covid 19 yang menjadikan total sebanyak 168 kasus.

Kendati bertambah, namun presentasi kematian di Kota Bandung menurun hingga level 2.19%. Angka ini masih dibawah level Nasional.

Sementara itu, ketersediaan fasilitas penanganan kasus covid 19 di Kota Bandung ada penambahan fasilitas RS Darurat Secapa TNI AD untuk isolasi se- Jawa Barat.

"Rumah Sakit  Secapa AD difungsikan  13 Januari 2021 dengan kapasitas total sebanyak 180 tempat tidur dan sudah terisi sebanyak 33.3%," ujar Oded.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Melintang ke Jalan di Majalengka

Oded apresiasi aparatur kewilayahan yang telah dapat menyiapkan tambahan ruang isolasi sebanyak 173 tempat tidur.

Oded mengatakan, ruang isolasi rumah sakit 21 Januari 2021, keterisian sebanyak 1.155 TT (konfirmasi dan suspek) atau sebesar 78.89%  dari total 1.464 TT yang disediakan. 

Khusus untuk RSKIA, tanggal 21 Januari 2021 menyiapkan sebanyak 65 TT dan direncanakan akan menambah 50 TT lagi.

Sedangkan tempat isolasi bagi OTG  mencapai 94.3% tingkat keterisiannya, dimana sudah terisi sebanyak 66 kamar dari 70 kamar yang disediakan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved