Selasa, 14 April 2026

Janda Subang Dibunuh di Bali

Ada Keributan di Kamar DFL di Malam Pembunuhan, Teman Korban Telepon Berulang Kali tapi Tak Dibalas

Sebelum ditemukan meninggal dunia, diduga sempat menerima orderan melalui aplikasi MiChat.

Editor: Ravianto
Ahmad Firizqi Irwan Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul UPDATE Penemuan Mayat di Denpasar: Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Forensik, Begini Kondisi di TKP, https://bali.tribunnews.com/2021/01/16/update-penemuan-mayat-di-denpasa
Tampak bagian depan lokasi penemuan mayat di Jalan Tukad Batanghari, Nomor X A, Gang 1, Nomor 12, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali pada Sabtu (16/1/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUNJABAR.ID, DENPASAR - Sejumlah fakta terungkap dari pembunuhan DFL, perempuan 23 tahun dari Subang di Thailia Homestay di Jalan Tukad Batanghari, Panjer, Denpasar.

Seperti diketahui, DFL janda muda dari Subang itu ditemukan tewas mengenaskan di kamar penginapannya.

DFL warga Subang korban pembunuhan di Thailia Homestay, Bali.
DFL warga Subang korban pembunuhan di Thailia Homestay, Bali. (FB Farica Dwi Lestari)

DFL ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di leher.

Selain itu, ditemukan juga pisau lipat yang diduga untuk menghabisi korban, bahkan terdapat jaket merah dan helm ojol di kamar korban.

Sementara itu, sejumlah saksi sempat mendengar ada keributan di kamar homestay yang ditempati korban.

Dianty (22) asal Indramayu, Jawa Barat (Jabar) menerangkan, sekitar pukul 01.20 wita korban sedang berada di kamar dilantai dua kamar nomor dua.

Saat itu korban sedang makan di kamar Dianty.

DFL, warga Kebon Danas Subang korban pembunuhan di Thailia Homestay di Bali. Jasadnya ditemukan di kamarnya, Sabtu (16/1/2021).
DFL, warga Kebon Danas Subang korban pembunuhan di Thailia Homestay di Bali. Jasadnya ditemukan di kamarnya, Sabtu (16/1/2021). (facebook DFL)

Sesaat kemudian, korban keluar masuk di kamarnya di nomor satu, namun saksi tidak mengetahui pasti hal itu.

Sekitar pukul 01.40 wita saksi kemudian tertidur.

Tidak lama berselang, ia mendengar suara teriakan dan berisik berupa suara kaki 'gedebuk-gedebuk'.

Kemudian pada pukul 01.46 wita, saksi merasa ada yang tidak beres dengan DFL yang tinggal di sebelah kamarnya tersebut.

Ia kemudian menghubungi korban melalui pesan singkat Whatsapp.

"P P, aman yuk, gedebag gedebug sih siapa. P P aman...," Isi pesan whatsapp saksi ke korban. 

"Setelah saya chat dia, tapi gak ada bales. Beberapa kali saya telepon juga gak diangkat sama dia," ujar Dianty, Sabtu (16/1/2021).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved