Breaking News:

Lomba Burung Berkicau di Rajadesa Ciamis Dibubarkan Satgas Covid-19, Ratusan Orang Berkerumun

Di tengah pandemi, ada pihak yang menggelar lomba burung berkicau yang dihadiri ratusan orang. Polisi langsung bertindak tegas.

Istimewa/Dok Polsek Rajadesa
Lomba burung berkicau (kicau mania) yang berlangsung di Dusun Ciburuy, Desa Purwaraja, Kecamatan Rajadesa, Ciamis, Kamis (14/1/2021) pukul 15.30 dibubarkan oleh Tim Satgas Covid-19 Rajadesa yang dipimpin langsung Kapolsek Rajadesa, AKP Hj Iis Yeni Idaningsih. Pembubaran lomba kicau mania tersebut juga melibatkan personil Koramil 1311/ Rajadesa, Polsek Rajadesa, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Purwaraja. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Lomba burung berkicau (kicau mania) yang berlangsung di Dusun Ciburuy, RT 02/01, Desa Purwaraja, Kecamatan Rajadesa, Ciamis yang dihadiri sekitar seratus orang penggemar kicau mania, Kamis (14/1/2021) pukul 15.30 dibubarkan petugas gabungan Satgas Covid-19 dari Polsek dan Koramil Rajadesa.

Pembubaran lomba kicau mania tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rajadesa, AKP Hj Iis Yeni Idaningsih.

Begitu mengetahui ada petugas Satgas Covid-19 yang datang ke lokasi, kerumunan para kicau mania tersebut langsung buyar.

Baca juga: Drama Pembunuh Fathan Ardian Mahasiswa Telkom University Dicokok, Ditabrak Polisi & Tebusan 400 Juta

Baca juga: Warga Panik dan Berhamburan Keluar Rumah Akibat Gempa Bumi Magnitudo 6,2 di Majene

Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik PLN Sementara di Jabar, di Depok Ada Titik yang Mati Lampu dari Pagi

Banyak yang kabur melarikan diri.

Mereka membawa serta sangkar dan burungnya.

“Ada yang kabur begitu kami datang. Kegiatan kicau mania itu jelas-jelas mengundang kerumunan orang. Makanya langsung kami bubarkan,” ujar Kapolsek Rajadesa AKP Hj Iis Yeni Idaningsih kepada Tribun, Kamis kemarin.

Peserta lomba kicau mania yang berlangsung di Dusun Ciburuy, Desa Purwaraja (perbatasan langsung dengan Kecamatan Panawangan), menurut AKP Hj Iis Yeni, diikuti oleh 100 orang peserta yang berdatangan dari berbagai daerah.

 “Panitianya dari kecamatan tetangga. Tidak ada izin, baik dari desa apalagi dari tingkat kecamatan. Tidak ada izin atau pemberitahuan ke Polsek (Rajadesa). Bukan karena izin, tapi paling utama kegiatan tersebut menimbulkan kerumunan orang. Bayangkan saja pesertanya seratus orang, belum lagi yang menonton,” katanya.

Di antara kerumunan orang di arena lomba kicau mania di Dusun Ciburuy tersebut banyak orang yang tidak pakai masker.

“Tadi ada yang pakai masker, tapi banyak juga yang tidak pakai masker. Masalah utamanya mereka berkerumun,” ujar AKP Hj Iis Yeni.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved