Minggu, 10 Mei 2026

Bosan Jadi Korban Banjir Tahunan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Warga korban banjir Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku sudah bosan dilanda banjir tiap tahun.

Tayang:
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Siti Fatimah
Basarnas
ilustrasi Banjir Tasikmalaya-Warga korban banjir Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku sudah bosan dilanda banjir tiap tahun. 

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Warga korban banjir Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku sudah bosan dilanda banjir tiap tahun.

Warga menuturkan setidaknya dalam satu tahun bisa terjadi tiga kali bencana banjir akibat meluapnya Sungai Citanduy dan Cikidang.

Baca juga: VIDEO Diguyur Hujan, Sungai Citanduy Meluap, Puluhan Rumah di Pangandaran Terendam Banjir

Baca juga: Terpuruk Cuaca Buruk, Ditambah Rencana BBM Naik, Nelayan Datangi DPRD Kabupaten Sukabumi

Warga mengharapkan pemerintah turun tangan mengatasi banjir rutin tahunan ini.

"Iya, ada sampai tiga kali datang banjir merendam kampung kami," kata Hana Septiana (28), ibu muda warga Kampung Hegarsari, Kamis (14/1).

Baca juga: Kakek Ini Rela Berendam Air Laut dan Dihantui Terjangan Banjir Rob, Cari Tiram Demi Makan Keluarga

Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING TV One Pemakaman Syekh Ali Jaber, Jemaah Khusuk Shalat Jenazah

Menurut Hana, kaum ibu bisa disebut paling direpotkan jika banjir datang.

Tidak hanya membersihkan lantai rumah tapi juga perabotan rumah tangga.

"Pokoknya kalau banjir datang, kami cukup dibuat repot," ujar ibu muda berparas cantik beranak dua ini, sambil bersih-bersih di halaman rumahnya.

Baca juga: Jumlah Rumah Terendam Banjir Sukaresik Kabupaten Tasik Terus Bertambah Kamis Siang Ini

Baca juga: Alhamdulillah, Sempat Kena Tumor, Puja Abdillah Sudah Sembuh dan Bisa Merumput, Minta Doa Bobotoh

Kepala Desa Tanjungsari, Amas, membenarkan musibah banjir setidaknya tiga kali dalam setahun.

"Ini memang banjir rutin tahunan akibat daerah kami secara geografis dikepung Sungai Citanduy dan Cikidang," kata Amas.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved