Saat Perusahaan Lain Merugi, BUMD di Kabupaten Bandung Ini Malah Untung Besar
Di tengah pandemi Covid-19, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung PT Citra Bandung Selaras (CBS)
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di tengah pandemi Covid-19, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung PT Citra Bandung Selaras (CBS), justru menuai untung yang melimpah.
Padahal di tahun sebelumnya PT CBS belum mampu memberikan deviden kepada Pemda Kabupaten Bandung.
PT CBS adalah perusahaan yang bergera di bidang perdagangan, utilitas, dan pengembangan kawasan.
Direktur Utama PT. CBS Adhitia Yudistira, raihan CBS tahun buku 2020, berhasil mencetak laba sebesar Rp 6,85 miliar.
"Ada sebuah prestasi dimana kami kan baru 1,5 tahun menjadi direksi di PT CBS, sudah terjadi perbaikan yang signifikan bahwa hari ini kami mengalami kenaikan aset sebesar 321 persen," kata Adhitia, dis ela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, di Pasar Ikan Modern (PIM) di Soreang, Senin (11/1/2021).
Adhitia mengatakan, hal itu tanpa penyertaan modal dari pemerintah daerah, terakhir menerima penyertaan modal itu tahun 2014.
"Bisa dibayangkan bagaimana perjuangan kami dalam setahun ini, untuk mencapai perbaikan di PT CBS ini sebagai perusahaan daerah," ucap Adhitia.
Baca juga: Bupati Garut Rudy Gunawan jadi Saksi Meringankan Kasus Korupsi Pembangunan SOR Ciateul
Alhamdulillah, kata Adhitia, dengan adanya intervensi dari pemerintah Kabupaten Bandung, CBS ini bisa sehat.
"Bisa sembuh karena kami berangkat bukan dari nol, tapi dari minus. CBS di tahun 2019 itu tidak setor deviden karena kami merugi. Tahun 2020, kami bisa setor dengan laba sekitar 7 miliar, kita pada bulan Maret akan mengadakan rapat umum pemegang saham tahunan," tuturnya.
Adhitia mengatakan disepakati di sana berapa deviden yang akan dibagikan, berapa laba yang akan ditahan.
"Kan saya tadi cerita, kami berangkat dari minus, kalau seandainya di nolkan semua, kami kan juga butuh untuk modal kerja di tahun depan. kami akan menyepakati berapa jasa produksi yang akan dibagikan, sebagai bentuk penghargaan kepada temen-temen yang bekerja di CBS selama satu tahun ini," kata Adhitia.
Untuk kenaikan aset, kata Adhitia, ada investasi yang sudah berjalan, di awal kepemimpinannya CBS pernah MOU dengan PT Adikarya untuk pembangunan IPAL Terpadu.
"Hanya karena situasi dan kondisi pandemi, itu agak sedikit delay, tapi kami terus jalan untuk program itu," ujarnya.
Adhitia mengatakan terus program perumahan untuk ASN yang katanya sudah berpuluh-puluh tahun menunggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/saat-perusahaan-lain-merugi-bumd-di-kabupaten-bandung-ini-malah-untung-besar.jpg)