Breaking News:

3 Rumah di Desa Bunder Purwakarta Terendam Banjir, Warga Sebut Gara-gara Ini

Woko menjelaskan hujan yang begitu deras mulai sore hingga malam tadi membuat air pun merendam rumahnya dikarenakan saluran air tersumbat tanah.

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Tiga rumah terendam banjir di Kampung Selaeurih, Desa Bunder, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sebanyak tiga rumah di Kampung Selaeurih RT 12/4, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta terendam banjir akibat hujan deras semalam, Senin (11/1/2021). Ketiga rumah tersebut merupakan milik Woko (40), Ikin (42), dan Suhendi (42).

Woko menjelaskan hujan yang begitu deras mulai sore hingga malam tadi membuat air pun merendam rumahnya dikarenakan saluran air PT Metro Pearl Indonesia tersumbat tanah.

"Sore kemarin saat saya pulang kerja rumah sudah terendam (banjir). Selama saluran air di PT Metro Pearl Indonesia belum diperbaiki, pasti setiap musim hujan terjadi banjir," ujarnya.

Woko berharap PT Metro dapat memperbaiki saluran air tersebut agar saat hujan turun tak terjadi banjir kembali.

Aparat desa pun tampak membantu warga yang menjadi korban banjir, salah satunya menghitung jumlah kerugian yang diakibatkan oleh tersumbatnya saluran air PT Metro dengan mengajukan penggantian ke PT Metro.

Manager PT Metro Pearl Indonesia, Evad Padli mengungkapkan pihaknya telah mendatangi lokasi banjir. Dirinya mengaku pihaknya sudah membersihkan saluran air yang mengalir ke Sungai Cikao, namun karena ada longsoran susulan tanah membuat saluran air tersumbat kembali berjarak 10 meter dari gorong yang telah diperbaiki.

Baca juga: Pelaku Perampok Bersenjata yang Incar Minimarket Diringkus Jajaran Polresta Bandung

"Sumbatan saluran air saat ini sedang dikerjakan bahkan jika diperlukan kami akan menggunakan alat berat agat tak terjadi banjir lagi saat turun hujan," katanya.

Hingga berita ini ditulis keputusan terkait kerugian warga korban banjir belum mendapat keputusan dari PT Metro Pearl Indonesia.

Baca juga: Jembatan Citalegong yang Putus Dalam Perbaikan, Petani Mengeluh Tidak Bisa Jual Hasil Tani

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved