Breaking News:

Penanganan Virus Corona

Cegah Penyebaran Covid, 100 Pelayan Publik di Purwakarta Diperiksa Pascalibur Natal dan Tahun Baru

Antisipasi pencegahan terjadinya lonjakan pasien positif Covid-19 pascalibur natal dan tahun baru, 100 pelayan publik diperiksa.

TRIBUN JABAR / CIPTA PERMANA
ILUSTRASI - swab test Rp 800 ribu, rapid test antigen Rp 175 Ribu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta melakukan langkah antisipasi pencegahan terjadinya lonjakan pasien positif Covid-19 pascalibur natal dan tahun baru dengan memeriksa 100 pelayan publik, Kamis (7/1/2021).

Pegawai pelayanan publik itu berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), utamanya yang terlibat penjagaan posko libur nataru, salah satunya Dinas Perhubungan Purwakarta.

Juru bicara gugus tugas Purwakarta Deni Darmawan mengatakan, petugas Dishub paling banyak yang melakukan tugas saat nataru. Kegiatan pemeriksaan ini, kata Deni, sebagai jaminan agar warga yang diberi pelayanan merasa nyaman dan aman.

"Ada petugas pelayan publik yang diperiksa termasuk kontak erat sudah diisolasi di Hotel Aruni. Mereka sebelumnya reaktif berdasar rapid tes dan langsung dilakukan swab tes," katanya.

Saat ini masalah keterisian ruang isolasi di Purwakarta, Deni menyebut masih tersedia 120 bed, sehingga ketika terjadi lonjakan pascalibur nataru bisa tertampung sambil menunggu hadirnya vaksin Covid-19 yang rencananya tahap pertama diperuntukkan bagi tenaga kesehatan sebanyak 4.000 orang.

Sesuai jadwal, para nakes di Purwakarta bakal menerima vaksin pada 14 Januari 2021 dan tinggal 700 orang yang belum didata menunggu dari rumah sakit dan klinik swasta.

Baca juga: Fakta Baru Kecelakaan yang Menewaskan Chacha Sherly, Bukan Tabrakan Beruntun, Polisi Dalami Hal ini

Baca juga: Pengamat Kebijakan Publik UPI Anggap Indonesia Pakai Pola Semau-maunya dalam Tangani Covid-19

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Tribunjabar.id, grup Tribunnews.com, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M ( wajib memakai masker, wajib rajin mencuci tangan, dan wajib selalu menjaga jarak ).

Bersama-kita lawan virus corona.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved