Breaking News:

Klaster Penularan Covid-19 Unsika Bertambah Jadi 40, Satgas Kecewa Kampus Tidak Lakukan Hal Ini

Satgas Penanganan Covid-19 Karawang mengungkapkan klaster penularan korona di kampus negeri Unsika kembali meningkat.

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi covid- Satgas Penanganan Covid-19 Karawang mengungkapkan klaster penularan korona di kampus negeri Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) kembali meningkat. 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- Satgas Penanganan Covid-19 Karawang mengungkapkan klaster penularan korona di kampus negeri Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) kembali meningkat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana mengatakan, dari hasil tracing sebelumnya berjumlah 30 orang. Kali bertambang 10 orang yang kembali terpapar.

Baca juga: Ada Pegawai yang Terkonfirmasi Covid-19, Kejari Purwakarta Gelar Swab Test Antigen

Baca juga: Walau Sudah Didistribusikan, Vaksin Covid-19 Baru Bisa Dipakai Setelah Ada EUA dari BPOM

"Jadi dari klaster Unsika ini bertambah menjadi 10 orang," ungkap Fitra kepada Tribun Jabar di Kantor Bupati Karawang, Rabu (6/1/2020).

Fitra mengakui Satgas Penanganan Covid-19 sangat kecewa terhadap klaster Unsika.

Pertama acara dengan mengundang 200 orang yang diadakan oleh Unsika di Hotel Resinda tidak izin dari Satgas.

Baca juga: VIDEO Jumlah Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Pemda Pangandaran Akan Siapkan Tambahan Ruang Isolasi

Baca juga: 9.240 Tenaga Kesehatan di Karawang Penerima Vaksin Covid-19 Gelombang Pertama

Kemudian koordinasi Unsika pun terhadap Satgas Covid-19 dinilai lemah.

Dikatakan Fitra, Unsika terkesan menutupi kejadian yang terjadi kepada Satgas.

"Bahkan kami harus melakukan pelacakan sendiri. Sulit mendapatkan data," ungkapnya.

Baca juga: Wagub Tegaskan Jabar Proaktif Siapkan Vaksinasi Covid, Ini Data Jumlah yang Akan Divaksin di Jabar

Baca juga: Berbagai Negara Sudah Alami Third Wave Covid, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Kasus

Fitra mengakui kemarin secara tegas telah memanggil perwakilan Unsika ke Kantor Bupati.

"Unsika tidak terbuka, mahasiswa belum di tracing. Kita sayangkan, PTN harusnya koordinasi agar ebih mudah. Meskipun rektor melakukan perawatan di Bandung harusnya koordinasi bisa dengan perwakilannya," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved