Breaking News:

RESMI, Purwakarta Tunda Kegiatan Belajar Tatap Muka hingga Waktu Tak Ditentukan, Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten Purwakarta secara resmi menunda kegiatan belajar-mengajar tatap muka di sekolah hingga waktu yang belum ditentukan.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, memutuskan KBM tatap muka di Purwakarta ditunda hingga waktu tak ditentukan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta secara resmi menunda kegiatan belajar-mengajar tatap muka di sekolah hingga waktu yang belum ditentukan.

Keputusan ini diambil Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, setelah melakukan rapat bersama sejumlah stakeholder di Aula Maya Datar, Purwakarta, Selasa (5/1/2021).

Dalam rapat itu ada perwakilan dari Dinas Pendidikan Purwakarta, Kantor Cabang Daerah Wilayah IV, gugus tugas, Kantor Kemenag, TNI-Polri, hingga Ikatan Dokter Indonesia, dan Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Anne Ratna Mustika menyebut, rencananya Kabupaten Purwakarta bakal melangsungkan KBM tatap muka pada 11 Januari 2021. Pelaksanaan KBM tatap muka itu awalnya cuma digelar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Maniis, Kiarapedes, dan Kecamatan Sukasari.

Baca juga: Chacha Mantan Personel Trio Macan Meninggal Dunia, Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Solo

Baca juga: Pemkot Sukabumi Akan Turunkan Tim ke Sekolah untuk Lihat Kesiapan Laksanakan KBM Tatap Muka

"Hasil keputusan dalam rapat, secara terpaksa kami memutuskan untuk menunda KBM tatap muka karena tak ingin mengambil risiko," kata Anne. 

Perkembangan Covid-19 di Purwakarta pada hari ini masih dalam risiko sedang alias oranye di tiga kecamatan dan 14 kecamatan zona merah. Selain itu, Purwakarta juga diapit dua kabupaten yang berzona merah, yaitu Bandung Barat dan Karawang.

Pertimbangan lainnya, kata Anne, lantaran saat pelaksanaan KBM tatap muka ada kolaborasi bersama desa maupun kelurahan.

Sedangkan desa atau kelurahan bakal menyelenggarakan pilkades dengan tahapan awal pada 28 Februari 2021. 

Baca juga: Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar, Warga Diminta Tarus Update Informasi dari BPBD

"Jadi, mereka (desa) akan sibuk mempersiapkan pilkades itu. Hampit seluruh desa kecuali 13 desa di Purwakarta yang tidak pilkades. Dengan berat hati insya Allah ini menjadi keputusan terbaik untuk sepakat menunda KBM tatap muka," katanya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved