Sabtu, 2 Mei 2026

Penanganan Virus Corona

Varian Baru Virus Corona Mengancam, Vaksin Covid-19 Diyakini Tetap Ampuh

Menurut Menkes, mutasi virus tersebut sedang diteliti para ahli. Ia meminta masyarakat untuk tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan.

Tayang:
pixabay/pete linforth
Ilustrasi penyebaran virus corona di dunia 

TRIBUNJABAR.ID - Saat ini dunia kembali disibukkan oleh varian baru virus corona atau SARS-CoV-2/B117, termasuk di Indonesia.

Varian baru virus corona itu disebut lebih mudah menular.

Namun berdasarkan penelitian para ahli, strain virus tersebut belum terbukti lebih parah.

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, strain (varian) virus yang pertama kali ditemukan di Inggris ini dapat terdeteksi dengan alat tes Covid-19, seperti polimerase chain reaction (PCR). Varian ini bermutasi di salah satu komponen protein virus.

"Namanya spike protein yang memang merupakan salah satu komponen protein utama dari virus ini," kata dia.

Menurut Menkes, mutasi virus tersebut sedang diteliti para ahli. Ia meminta masyarakat untuk tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan.

"Tetapi masukan yang saya terima dari para ahli adalah sebagai berikut yang mungkin mudah kita cerna dan bisa menjadi pegangan untuk kita semua. Nomor satu, virus ini memang terbukti lebih mudah menular. Nomor 2, mutasi virus ini tidak terbukti lebih parah atau lebih fatal, dan yang ketiga virus ini sudah terbukti bisa dideteksi dengan alat tes yang ada, swab antigen atau PCR testing," ujarnya.

Baca juga: Bingung Mau Buat Cemilan Apa? Buat Rujak Bakso Saja, Ini Resep Praktisnya, Dijamin Nikmat

Pemerintah, lanjut Menkes, juga belum bisa memastikan apakah varian baru virus  korona ini telah menyebar di Indonesia atau belum. "Sampai sekarang kita belum tahu," kata Budi.

Untuk mendeteksi keberadaan strain virus yang juga sudah masuk ke Singapura ini, kata Budi, mereka segera mengkonsolidasikan 11 hingga 12 laboratorium bersama Kementerian Ristek atau Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang memiliki kemampuan untuk melakukan genome sequencing.

"Kami juga akan memastikan bahwa rumah sakit-rumah sakit rujukan yang banyak pasien Covidnya mengirimkan sampelnya secara rutin," ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, mengatakan sekalipun belum terbukti berada di Indonesia, ancaman varian baru virus korona ini adalah ancaman yang nyata. Ia meminta masyarakat menanggapi hal ini dengan serius dengan bersungguh-sungguh dalam penerapan protokol kesehatan.

"DPR juga mendesak aparat untuk tegas dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan. Aparat juga agar memberi contoh yang benar terhadap protokol 3M, mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan," ujarnya. 

Vaksin Mempan

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD.KHOM meyakini bahwa vaksin Covid-19 yang saat ini dalam proses produksi, ampuh dalam mencegah varian baru virus corona berkode B117.

"(Vaksin) Hampir pasti efektif. Belum 100 persen yakin karena harus dibuktikan dengan penelitian," ujarnya.

Baca juga: Jadi Tersangka dalam Kasus Video 19 Detik, Gisel Akui Rekam Sendiri, Ini Motifnya

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved