Cara Mendapatkan Bitcoin, ItsForex: Trading Bitcoin Lebih Cuan daripada Mining Bitcoin
Bitcoin yang merupakan salah mata uang kripto paling populer di dunia masih dilirik masyarakat. Nilai tukarnya saja, saat ini sudah mencapai ...
TRIBUNJABAR.ID - Bitcoin yang merupakan salah mata uang kripto paling populer di dunia masih dilirik masyarakat.
Nilai tukarnya saja, saat ini sudah mencapai Rp 270 juta per keping.
Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bitcoin, bisa langsung saja membeli di situs yang menyediakan penukaran uang fisik dengan mata uang virtual.
Kedua, menambangnya dengan sederet software dan pemecahan algoritma komputer.
Baca juga: Tertarik Investasi? Ini Daftar Platform Trading dengan Fitur Tekan Risiko Investasi & Trading Saham
Namun, menurut Profesional Trader bitcoin, Rendra Yuangga untuk saat ini menambang bitcoin tidak terlalu disarankan.
Pasalnya memakan modal sangat besar.
Apabila cuma punya modal Rp 10 miliar ada baiknya jangan menambang.
Pasalnya, return alias pengembalian keuntungannya sangat kecil dan modalnya besar untuk membiayai teknologi. Jangka waktu menambangnya pun panjang.
"Kalau 3 atau 5 tahun lalu, menambang mungkin bisa menjadi solusi investasi."
"Namun untuk sekarang ini perlu diperkirakan juga biaya operasional dan return yang kecil."
"Belum lagi perkembangan teknologi yang ada untuk investasi hardware. Jadi sangat disarankan untuk jual beli dengan forex." ujar Rendra dalam Saat diwawancarai Tribun Kepo.
Di sisi lain, dengan membeli bitcoin dan melakukan perdagangan menurutnya untungnya lebih mudah didapatkan.
Modal puluhan ribu pun bisa digunakan untuk melakukan trading bitcoin.
"Untuk trading di beberapa marketplace bisa dimulai dengan biaya rendah."
"Namun untuk gain yang maksimal, saya merekomendasikan nilai minimal $100 atau $1000 untuk angka yang aman" kata Rendra.
Baca juga: Milenial Siapkan dari Sekarang, inilah 10 Skill yang Banyak Dibutuhkan di Dunia Kerja 2025 Mendatang
Di sisi lain, Rendra mengatakan kini untuk menambang bitcoin makin sulit untuk dilakukan.
Memang harga bitcoin hasil menambang harganya lebih mahal, namun ada biaya operasional yang di belakangnya juga bertambah.
"Menambang masih bisa di lakukan, dan masih banyak dilakukan oleh para miners.
Tapi dari perkembangan teknologi yang ada, investasi mining bitcoin sudah kalah jauh hasilnya jika Anda ingin jual beli bitcoin" kata Rendra saat ditemui di kantor ITsForex.
5 Investasi yang Menguntungkan untuk Milenial dalam Jangka Panjang
Untuk sebagian orang, investasi menjadi hal yang harus dilakukan.
Selain untuk mendapat pendapatan pasif, investasi juga untuk meraih keuntungan jangka panjang dalam menentukan tujuan keuangan.
Selain investasi berupa barang seperti tanah atau properti, investasi keuangan juga kerap naik daun di kalangan milenial.
Apalagi semakin menjamurnya akun perencana keuangan yang mengedukasi warganet untuk semakin berhati-hati dalam berinvestasi dan bagaimana cara untuk mengelola keuangan dengan baik.
Berikut tribunjabar.id merangkum 5 investasi menguntungkan yang dapat kamu lakukan.
1. Investasi SBR/ORI/ST
Pemerintah kerap mengeluarkan kesempatan untuk rakyatnya dalam membantu perkembangan negara melalui investasi.
Rakyat Indonesia dapat menginvestasikan uangnya di Sukuk Ritel, Sukuk Negara Tabungan, ORI, dan lain-lain.
Pengelolaan di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu RI ini menjawab kebutuhan investasi saat ini yang mengedepankan kemudahan, kepastian dan rasa optimisme, serta tentunya imbal hasil yang menarik.
Jika kita investasi di sini sama dengan berkontribusi pada penguatan ekonomi negara. Ini merupakan wujud nyata untuk bersama-sama menjaga Indonesia.Bagi yang ingin syariah, Kemenkeu RI juga mengeluarkan SBN Ritel jenis syariah.
2. Reksadana
Investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi ini membuat kita lebih mudah mengelola keuangan.
Reksadana ini punya berbagai jenis tergantung dari tingkat resikonya.
Seperti pasar uang, obligasi, dan saham. Reksadana ini juga merupakan langkah bagi mereka yang ingin mudah berinvestasi dan diatur oleh manajer investasi. Saat ini banyak agen penjual yang mengelola beragam reksadana.
3. Emas
Emas bisa menjadi salah satu investasi yang bisa digunakan.
Biasanya emas ini adalah satu cara untuk melindungi nilai mata uang rupiah kita.
Saat ini emas merangkak tajam dari Rp 750.000 sampai Rp 1.026.000.
Street-trader indonesia, Robby Suhendrawan mengatakan harga emas akan naik, prediksinya sampai $2500/onstroy. Namun 2 minggu ini akan di prediksikan mengalami koreksi karena beberapa bulan ini naik tanpa henti.
Baca juga: Investasi di Jabar Mengalir, Tahun Ini Capai Rp 380 Triliun, BI Minta Jangan Berhenti di Komitmen
Baca juga: Milenial Mulai Berinvestasi? Ini Rekomendasi Aplikasi Bagi Pemula Belajar Trading Forex Sampai Mahir
4. Bitcoin
Selain harga emas, ada valuasi lain yang cukup mencolok.
Emas yang sejatinya sering di sebut safe-heaven memiliki tendensi yang sama dengan emas, yaitu bitcoin.
Berbeda dengan emas, bitcoin memiliki trend yang naik terus sejak januari. Nyaris tanpa koreksi.
Berinvestasi bitcoin akan menjadi hal yang sangat menggiurkan, karena sifatnya yang seperti emas, tidak bisa di interfensi.
Saat ini, kita bisa mendapatkan akses lebih mudah untuk jual beli bitcoin.
CTO Indodax William Sutanto mengatakan harga bitcoin sedang naik dari awal tahun sampai sekarang.
Jadi untuk masyarakat yang ingin mulai belajar berinvestasi pada bitcoin, ini adalah momen yang tepat.
5. Wakaf
Selain investasi di dunia, bagi muslim ada investasi akhirat. Namanya Wakaf.
Wakaf ini merupakan sedekah jariyah bagi keberlangsungan hidup masyarakat banyak seperti masjid, rumah sakit, pendidikan, air, dan lain-lain.
Pahalanya akan terus mengalir sampai orang yang berwakaf meninggal dunia. Maka dari itu wakaf disebut sebagai investasi akhirat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bitcoin_20180127_134220.jpg)